Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komoditas Strategis Berangsur Turun, Stok Kebutuhan Pokok di Magelang Aman Pascalebaran

Naila Nihayah • Senin, 30 Maret 2026 | 04:05 WIB
distribusi minyak di pasar tradisional
distribusi minyak di pasar tradisional

 

MAGELANG - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Magelang mulai menunjukkan tren penurunan pascalebaran 2026. Setelah sempat mengalami kenaikan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri, harga kini berangsur stabil seiring normalisasi permintaan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) Kota Magelang Syaifullah mengutarakan, fluktuasi harga pangan yang terjadi merupakan pola tahunan yang berulang.

 "Biasanya naik di awal puasa, kemudian cenderung stabil, lalu kembali meningkat menjelang Lebaran. Setelah itu, harga perlahan turun," ujarnya, Minggu (29/3).

Baca Juga: Tidak Pakai KBPU, Pembangunan Titik PJU Permukiman Sleman Sepenuhnya akan Gunakan APBD

Dia menyebut, penurunan harga paling terasa pada sejumlah komoditas utama yang sebelumnya sempat melonjak signifikan. Di antaranya cabai merah, daging sapi, serta ayam potong yang kini mulai kembali ke kisaran harga normal.

Menurut Syaifullah, kenaikan harga pada komoditas tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan dan puncak konsumsi saat Lebaran. "Cabai sempat tinggi, sekarang sudah mulai turun. Daging juga sama, naik saat awal Ramadan, kemudian sekarang berangsur turun," jelasnya.

Selain harga yang mulai stabil, kata dia, ketersediaan bahan pokok di pasaran juga dipastikan dalam kondisi aman. Pemkot Magelang terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Baca Juga: Wah, Longsor Susulan di Tanjakan Clongop Terjadi Tiga Kali dalam Sepekan: Didominasi Tanah Tua

Syaifullah mengatakan, pengawasan tidak hanya dilakukan di tingkat pedagang eceran di pasar tradisional. Tetapi juga menjangkau gudang-gudang penyimpanan sebagai sumber distribusi utama.

Ke depan, pemkot akan terus memprioritaskan upaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok di masyarakat. Menurutnya, dua hal tersebut menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya di sektor kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Miliki Lima Proyek Strategis Tahun Ini, Anggaran Disiapkan Sentuh Rp 17,37 Miliar

Seorang pedagang sayuran di Pasar Rejowinangun M Fahrul menyebut, harga sayuran mulai turun sejak hari ketiga Lebaran. "Sebelumnya harga sejumlah sayuran mengalami kenaikan karena petani yang memetik hasil panennya masih sedikit," paparnya.

Namun, berbeda dengan sayuran, harga cabai rawit merah justru mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp 60 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 80 ribu per kg, sedangkan cabai merah keriting turun menjadi Rp 50 ribh per kg. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#DPPKUM Kota magelang #perdagangan #pasar rejowinangun #Dinas perindustrian #Kota Magelang #UMKM #kebutuhan pokok