Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga dari Tujuh Wisatawan Meninggal usai Digulung Ombak Selatan Kebumen, Semuanya Warga Luar Daerah

Muhammad Hafied • Rabu, 25 Maret 2026 | 19:29 WIB

 

EVAKUASI: Petugas mengevakuasi jenazah Tasdik Susendi, 21, wisatawan asal Brebes yang hanyut terseret ombak Pantai Pecaron.
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi jenazah Tasdik Susendi, 21, wisatawan asal Brebes yang hanyut terseret ombak Pantai Pecaron.

KEBUMEN - Ganasnya ombak pantai selatan Kebumen kembali menelan korban. Selama periode libur Lebaran tercatat ada tujuh wisatawan digulung ombak. Dari total keseluruhan korban, tiga di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Kecelakaan air pertama terjadi pada Minggu (22/3) sekitar pukul 16.15. Lokasinya di Pantai Karangbolong, Kecamatan Buayan. Dalam peristiwa tersebut ada dua korban terseret ombak saat asyik bermain air. Korban masing-masing adalah Condro Aji Wicaksono, 18, dan Handaru Kawidaka, 19 tahun. Keduanya merupakan warga Perumahan Citra VilaWanasri, RT 06/RW 17 Kecamatan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Dalam peristiwa itu korban atas nama Condro Aji Wicaksono dilaporkan meninggal setelah terseret ombak terlalu jauh. Sedangkan satu korban lain selamat setelah petugas gabungan berjibaku melakukan pertolongan. "Dengan derasnya arus, keduanya berusaha menepi. Namun satu korban terbawa ombak," ucap Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto Rabu (25/3).

Di lokasi lain, tiga wisatawan hanyut setelah terseret ombak. Insiden ini terjadi di Pantai Mliwis, Kecamatan Ambal pada Minggu (22/3) sekira pukul 16.40. Beruntung ketiga korban berhasil diselamatkan oleh petugas gabungan yang bersiaga di lokasi. Adapun ketiga korban masing-masing Naufan Saputra, 16; M Febriansyah, 22; dan M Yulian Syahputra, 26. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Berselang sehari kejadian serupa terjadi di Pantai Pecaron, Desa Srati, Kecamatan Ayah Senin (23/3) sekitar pukul 17.02. Korban adalah Tasdik Susendi, 21, warga Desa Buaran, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Pada Rabu (25/3), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sejauh satu kilometer dari lokasi kejadian usai dinyatakan hilang setelah hanyut terseret ombak.

Di hari yang sama wisatawan disapu ombak juga terjadi di Pantai Suwuk, Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring. Korban adalah Agus Setiawan, 42, warga Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara. Korban ditemukan tak bernyawa setelah dilakukan pencarian selama tiga hari. "Penemuan korban sejauh 2,74 kilometer dari Pantai Suwuk," beber Koordinator Lapangan Basarnas Cilacap Rowidin.

Terpisah, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengimbau, agar masyarakat atau wisatawan tidak nekat mandi di laut. Wisatawan juga diminta selalu mematuhi peringatan petugas serta mengutamakan keselamatan selama berwisata. Khususnya di kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki karakter ombak cukup kuat.

"Sudah ada kejadian wisatawan meninggal dunia karena terseret ombak. Kami tingkatkan imbauan agar pengunjung tidak mandi di laut," pesannya.

Selama musim libur Lebaran, Polres Kebumen telah meningkatkan patroli di sejumlah objek wisata pantai. Saat ini, personel gabungan antara TNI-Polri dan unsur relawan telah bersiaga di lokasi wisata yang berada di sepanjang pesisir selatan Kebumen. "Patroli dilakukan untuk memantau langsung kondisi objek wisata sekaligus memberikan imbauan," tegasnya. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pantai Mliwis #kebumen #Pantai Karangbolong #korban #terseret ombak #digulung ombak #Polres Kebumen #Pantai Selatan #Wisatawan #meninggal