KEBUMEN - Peristiwa mengakhiri hidup kembali terjadi di Kebumen. Kali ini aksi nekat tersebut dilakukan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Korban diketahui berinisial WWR, 27, warga Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen.
Korban ditemukan tak bernyawa di belakang rumahnya pada Senin (9/3) siang. Kejadian ini sontak membuat geger warga setempat. "Semua kaget. Kebetulan saya yang dipanggil keluarga waktu kejadian," ucap tetangga korban Mohamad Chamim, Selasa (10/3).
Baca Juga: Cuma Dapat Jatah Rp 2 Juta, Dua Anggota Komplotan Pecah Kaca Magelang Kini Terancam Penjara
Kepada Radar Jogja, Chamim mengungkapkan, peristiwa tragis tersebut diketahui pertama kali oleh adik dan ayah korban. Saat itu sekitar pukul 13.30 keduanya hendak masuk ke dalam rumah.
Namun, mendapati posisi pintu terkunci dari dalam rumah. Ketika berhasil masuk, keduanya terkejut melihat korban sudah meninggal di sebuah pohon belakang rumah.
"Mungkin waktu kejadian sebelum Dzuhur ya, karena jasad sudah kaku. Tadi malam langsung dimakamkan," jelasnya.
Baca Juga: Satpol PP Bantul Waspadai Gangguan Kamtibmas saat Ramadan, Miras Jadi Pemicu Utama
Belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidup. Namun beberapa hari sebelum kematian, korban sempat menyampaikan kegelisahan kepada warga.
Korban yang aktif dalam kegiatan amaliah ramadan tersebut sempat berkeluh kesah kepada jemaah tarawih di musala setempat.
"Biasanya kan jadi bilal. Empat harian lalu, habis tarawih pernah ngomong bilangnya tidak jadi bilal karena lagi mumet," ucapnya.
Baca Juga: Operasi Pasar dan Pasar Murah Jadi Strategi Sleman Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok
Informasi dihimpun, korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Selama ini korban bekerja di Dinas Arsip dan Perpustakan (Disarpus) Kebumen. Dia juga tercatat sebagai alumnus salah satu universitas ternama di Kebumen.
Dalam kehidupan keseharian, korban dikenal sebagai pribadi pendiam. Almarhum juga tidak memiliki riwayat berselisih dengan tetangga. "Kalau saya lihat sih, orangnya agak tertutup ya. Lihatnya pas mau berangkat sama pulang kerja," ungkap tetangga korban. (fid)
Editor : Heru Pratomo