Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wakil Menteri P2MI Sebut Sekitar 200 PMI Ilegal Diduga Bekerja di Iran, Pemerintah Tingkatkan Koordinasi di Tengah Eskalasi Konflik

Naila Nihayah • Minggu, 8 Maret 2026 | 20:00 WIB

 

Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla
Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla

MAGELANG - Pemerintah menyatakan Iran bukan negara penempatan resmi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Namun di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, pemerintah menemukan adanya ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga bekerja secara ilegal di negara tersebut.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla mengutarakan, berdasarkan data sementara dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), terdapat sekitar 100 hingga 200 PMI yang berada di Iran dengan status tidak resmi. "Iran bukan negara yang memiliki perjanjian penempatan pekerja migran dengan Indonesia," katanya di SMK Mutual Kota Magelang Sabtu (7/3).

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Magelang #dzulfikar ahmad tawalla #pekerja migran Indonesia (PMI) #pekerja migran #iran