Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Ada Izin Tambang di Sambeng, Bupati Magelang: Tanah Uruk Tol dari Salam dan Kulon Progo

Naila Nihayah • Rabu, 25 Februari 2026 | 20:02 WIB

Warga Sambeng menolak segala bentuk penambangan di wilayahnya dengan memasang banner di sepanjang jalan utama desa, Minggu (22/2).
Warga Sambeng menolak segala bentuk penambangan di wilayahnya dengan memasang banner di sepanjang jalan utama desa, Minggu (22/2).


MUNGKID - Rencana pengambilan tanah uruk untuk proyek Tol Jogja-Bawen di wilayah Sambeng, Borobudur, dipastikan batal. Nantinya kebutuhan material dialihkan ke lokasi yang telah mengantongi izin, yakni di Kecamatan Salam dan wilayah Kulon Progo.

Pernyataan ini mengemuka setelah adanya pertemuan antara bupati Magelang dengan perwakilan pelaksana pembangunan Tol Jogja-Bawen di kantor bupati, Rabu (25/2).

Keputusan itu muncul di tengah penolakan warga Sambeng terhadap rencana aktivitas tambang di lingkungan mereka.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan, proyek hanya akan menggunakan sumber material yang legal dan tidak bermasalah secara administratif.

Dia memastikan, Sambeng tidak masuk dalam daftar lokasi pengambilan tanah uruk karena belum memiliki izin. "Sambeng kan enggak ada izin. Belum ada izin," ujarnya.

Penegasan ini dapat menjawab kekhawatiran warga yang sebelumnya menolak rencana tambang tanah uruk di wilayah Sambeng.

Penolakan itu dipicu kekhawatiran terhadap dampak lingkungan, mulai dari kerusakan lahan hingga gangguan terhadap sumber air dan aktivitas pertanian warga.

Grengseng menyebut, seluruh kebutuhan material untuk pembangunan tol sebenarnya telah dipetakan sejak awal oleh pihak pelaksana. Dia menambahkan, sumber material yang dipilih berasal dari wilayah yang telah dipastikan legalitasnya.

Sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik sosial di kemudian hari."Detailnya saya enggak paham, tapi ada di wilayah Salam sama Kulon Progo," jelasnya.

Di sisi lain, proyek pembangunan Tol Jogja-Bawen sendiri telah memasuki tahap pelaksanaan, khususnya di seksi II, setelah proses lelang dinyatakan selesai. "Lelang sudah selesai, berjalan sekitar 24 bulan. Nah, ini mulai berjalan di seksi II," imbuhnya.

Grengseng menyebut, ruas tersebut diperkirakan akan terhubung hingga wilayah Tempel, meski titik pasti exit tol masih menunggu laporan teknis lebih lanjut.

Komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaksana proyek, sejauh ini masih dalam tahap awal berupa penyampaian kesiapan proyek sekaligus permohonan izin pelaksanaan.

Saat hendak dikonfirmasi, perwakilan pelaksana pembangunan Tol Jogja-Bawen enggan memberi penjelasan. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Borobudur #Magelang #Kulon Progo #Kantor Bupati #tol #tol jogja-bawen #Sambeng #Salam #tanah uruk #Grengseng Pamuji