SEJAK awal menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang, Damar - Sri Harso menekankan pentingnya kepemimpinan yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Damar aktif turun ke lapangan untuk memastikan kondisi kota, menyapa warga, dan menyerap aspirasi secara langsung.
Fokus utamanya adalah kebersihan kota dan pengelolaan sampah. Gerakan penataan visual kota dan kebersihan lingkungan sejalan dengan arahan nasional melalui gerakan Indonesia ASRI atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Program Kampung Iklim (Proklim) menjadi salah satu bukti nyata komitmen tersebut. Dua wilayah di Kota Magelang berhasil meraih penghargaan nasional, yakni RW 4 Kelurahan Cacaban dengan trofi Proklim Lestari, dan RW 3 Kelurahan Kemirirejo dengan trofi Proklim Utama.
Capaian ini menegaskan konsistensi Kota Magelang dalam menjaga lingkungan berbasis partisipasi warga.
Warga Kota Magelang turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Magelang saat ini. Salah seorang warga Kota Magelang, Menik Dimyati menilai, hasil penataan Kota Magelang kali ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah untuk penataan wilayah kali ini lebih bagus dari tahun-tahun kemarin," ujarnya.
Di sektor ekonomi, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi motor penggerak. Pemerintah menghadirkan berbagai event dan penguatan pariwisata untuk memutar roda ekonomi dan membuka peluang usaha baru.
Melalui enam misi pembangunan, empat klaster program, dan 19 program unggulan, visi pembangunan diterjemahkan ke langkah konkret. Beberapa program unggulan yang telah berjalan antara lain Pro Damai, Puskesmas Pagi-Sore, Sahabat Usaha, lalu, Berdikarikan Disabilitas.
Kemudian, Hunian Nyaman, Z Hub, Pelayanan Warga Miskin, JEMPOL (Jemput Pelajar Kota Magelang), Dana Wibawa, KTP-Ku, dan Makclinge.
Selanjutnya Anak Merdeka, Perempuan Berdaya, Lansia Mantap Nyaman Sejahtera, serta berbagai penguatan bidang kesehatan.
Pembangunan juga tidak terpusat di jantung kota semata. Melalui kampung tematik, penguatan konektivitas kawasan, dan pembangunan infrastruktur ruang publik, pemerintah memastikan manfaat pembangunan menjangkau lingkungan terkecil.
"Berawal dari data yang berkualitas, kita susun perencanaan yang berkualitas, diwujudkan dalam pembangunan berkualitas, dan akhirnya kesejahteraan masyarakat bisa dirasakan semua, tanpa ada yang tertinggal," ujar Damar.
Satu tahun kepemimpinan Damar-Sri Harso menjadi pijakan awal menuju Kota Magelang yang semakin nyaman dan berdaya saing.
Berbagai capaian menunjukkan progres nyata, meski perjalanan pembangunan masih panjang.
"Mari kita lanjutkan perjalanan ini dengan semangat membangun bersama, melayani sepenuh hati," imbuhnya.
Di bidang kesehatan, dr. Sri Harso memastikan peningkatan akses layanan menjadi prioritas. Program pelayanan kesehatan pagi-sore mendapat respons positif dari masyarakat.
"Masyarakat sudah senang. Kalau pagi bisa bekerja, sore bisa cek kesehatan gratis. Animo masyarakat sudah baik," jelasnya.
Dengan fondasi tata kelola yang semakin rapi, indikator kesejahteraan yang membaik, serta program unggulan yang mulai dirasakan manfaatnya, Kota Magelang menapaki tahun kedua kepemimpinan Damar-Sri Harso dengan optimisme kuat menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (aya/jko)
Editor : Bahana.