Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Alun-Alun Kota Magelang Bukan Over Capacity tapi Terlalu Padat, Pemkot Siapkan Alun-Alun Baru di Magelang Utara

Naila Nihayah • Senin, 16 Februari 2026 | 08:05 WIB

RAMAI: Warga Kota Magelang maupun luar daerah berduyun-duyun datang ke Alun-alun Magelang untuk menyaksikan pentas kesenian pada gelaran car free night (CFN).
RAMAI: Warga Kota Magelang maupun luar daerah berduyun-duyun datang ke Alun-alun Magelang untuk menyaksikan pentas kesenian pada gelaran car free night (CFN).

 

MAGELANG - Pemkot Magelang menyiapkan ruang terbuka publik baru di wilayah Kecamatan Magelang Utara sebagai alternatif alun-alun yang kian padat. Proyek yang masih dalam perencanaan ini dirancang untuk memecah konsentrasi keramaian sekaligus pemerataan aktivitas ekonomi masyarakat.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengutarakan, pembangunan alun-alun baru tersebut telah melalui kajian komprehensif. Terutama terkait pemerataan simbol dan pusat-pusat ekonomi di Kota Magelang.

"Juga sebagai sarana masyarakat dalam hal ruang terbuka publik," ujar Damar di GOR Samapta Sanden, Sabtu (14/2).

Lokasi yang disiapkan berada di kawasan Sidotopo, tepatnya di depan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr Soerojo dan Universitas Tidar. Dia menyebut, telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 2,8 hektare yang merupakan aset milik Pemkot Magelang.

Konsep yang akan diusung tidak jauh berbeda dengan fungsi alun-alun pada umumnya, namun dikemas dengan pendekatan lanskap terbuka.

Area tersebut nantinya akan dilengkapi lapangan terbuka, jogging track, serta zona food corner untuk mendukung aktivitas ekonomi mikro masyarakat. "Jadi lebih ke leveling dan penataan ruang terbuka hijau," jelasnya.

Untuk pembangunan, kata dia, direncanakan dimulai tahun ini secara bertahap. Tahap pertama akan difokuskan pada penataan dasar dan infrastruktur awal.

Kemudian dilanjutkan tahap kedua dan ketiga hingga ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan.

Keberadaan alun-alun baru ini diharapkan menjadi alternatif ruang publik bagi masyarakat, terutama untuk mengurai kepadatan di alun-alun yang selama ini menjadi pusat kegiatan.

"Kalau diamati sekarang, alun-alun itu sudah sangat crowded. Bukan over capacity, tapi sudah terlalu padat," lontarnya.

Meski demikian, dia menegaskan, alun-alun baru ini bukan untuk menggantikan fungsi alun-alun lama, melainkan sebagai opsi tambahan bagi masyarakat. "Alternatif saja, bukan yang utama. Kami ingin menambah ruang terbuka publik," jelasnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#alun-alun #dAMAR PRASETYONO #Over Capacity #pemkot #Kota Magelang #Magelang Utara