MUNGKID - Pohon randu alas yang selama puluhan tahun berdiri di Desa Tuksongo, Borobudur, akhirnya tumbang. Penebangan dilakukan secara bertahap dan manual, dengan menyisakan batang setinggi kurang lebih delapan meter yang rencananya akan dijadikan ikon sekaligus monumen desa.
Detik-detik robohnya pohon berukuran besar itu sempat diabadikan warga. Begitu batang utama ambruk ke tanah, sorak dan ungkapan syukur terdengar dari warga yang sejak pagi menunggu proses tersebut. "Jam lima (sore, Red) barusan robohnya," papar Atmojo, warga Desa Tuksongo Jumat (6/2).