MUNGKID - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta masyarakat menyikapi secara dewasa kemungkinan perbedaan penetapan awal puasa Ramadan tahun ini. Terutama antara pemerintah dan sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk Muhammadiyah.
Menurutnya, perbedaan dalam penentuan awal Ramadan bukan hal baru di Indonesia. Sebab masyarakat telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi situasi serupa tanpa harus menimbulkan kegaduhan.