MAGELANG - Pemkot Magelang menuntaskan delapan proyek pembangunan strategis sepanjang tahun anggaran 2025 dengan total nilai sekitar Rp 36 miliar. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor kesehatan, infrastruktur dasar, ruang publik, hingga fasilitas legislatif.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengutarakan, proyek itu merupakan bentuk pertanggungjawaban langsung kepada masyarakat sebagai pemilik sah anggaran pembangunan.
Dia menyebut, seluruh proyek yang diresmikan dibiayai dari pajak dan uang rakyat.
"Esensi sebuah program dan proyek itu adalah untuk kebutuhan masyarakat dan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat," paparnya di kompleks Kolam Renang Wisata Taman Gladiol, Rabu (28/1).
Delapan proyek yang rampung tersebar di berbagai sektor. Di bidang layanan kesehatan, pemkot menyelesaikan pembangunan gedung rawat inap RSUD Tidar serta rehabilitasi gedung rawat inap Bougenville RSUD Budi Rahayu.
Dua proyek ini diharapkan bisa memperbaiki kualitas pelayanan rumah sakit daerah yang selama ini menjadi tumpuan warga.
Baca Juga: Resmi! Markas Baru Polda DIY Dibangun di Tanah SG, Keraton Jogja Serahkan Serat Kekancingan: Begini Harapan Keraton Ngayogyakarta
Di sektor infrastruktur dasar, pemkot juga meresmikan pembangunan infrastruktur pendukung sistem penyediaan air minum (SPAM) di tepi Kali Elo. Proyek ini dinilai krusial karena menyangkut kebutuhan air bersih masyarakat.
Damar menekankan pentingnya pengamanan dan perawatan ketat fasilitas tersebut. "Ini hajat hidup orang banyak. Harus dijaga 24 jam, betul-betul menjadi area dengan pengamanan prioritas. Jangan sampai ada gangguan," tegasnya.
Sementara itu, ada pula rehabilitasi Kolam Renang Gladiol. Fasilitas ini sempat berhenti beroperasi hampir satu tahun pascapandemi Covid-19 karena kondisi yang rusak dan membahayakan pengguna. Mulai dari keramik pecah hingga kebocoran di sejumlah titik.
Baca Juga: Wasapda, Kasus DBD Masih Jasi Ancaman di Kota Jogja: Dinkes Imbau Gerakan 3M Plus Harus Digencarkan Masyarakat
Pemkot bahkan berencana mengembangkan kawasan Gladiol lebih luas lagi. Lahan milik pemerintah seluas sekitar 7.000 meter persegi di sekitar lokasi akan dimaksimalkan untuk fasilitas olahraga dan ruang publik tambahan, termasuk lapangan olahraga.
Di bidang infrastruktur perkotaan, pemkot merampungkan rehabilitasi saluran jalan di sejumlah ruas utama seperti Jalan Pahlawan, Jalan Tidar Campur, dan Jalan Kahendran.
Pemeliharaan trotoar di kawasan alun-alun juga dilakukan dengan konsep yang lebih tahan lama dan ramah pejalan kaki. Tak hanya itu, pemeliharaan berkala jalan dilakukan di berbagai titik.
Baca Juga: Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Sekda Jateng Cek Langsung Upaya Pencarian
Pj Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita menuturkan, peresmian pembangunan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat infrastruktur kota.
"Pembangunan yang diresmikan hari ini bukan hanya sekadar fisik bangunan, tetapi juga simbol harapan, kemajuan, dan kerja bersama untuk masa depan Kota Magelang yang lebih baik," bebernya. (aya/pra)