MAGELANG - Ratusan pelari dari berbagai komunitas lari serta perwakilan sekolah di kota dan Kabupaten Magelang memadati Alun-Alun Kota Magelang, Minggu (18/1) pagi. Mereka mengikuti fun run sejauh lima kilometer (km) yang digelar SMA Taruna Nusantara bekerja sama dengan Sucorwave sebagai penanda peluncuran ajang lari nasional bertajuk Sucorwave Taruna NusantaRun 2026.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang Mayjen TNI M Imam Gogor menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar lari santai. Melainkan awal dari perhelatan besar yang akan digelar pada Juli 2026 mendatang. Taruna NusantaRun 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-36 SMA Taruna Nusantara sekaligus wujud keberlanjutan kontribusi sekolah terhadap masyarakat Magelang.
Pada 2025 lalu, peserta yang terlibat ada sekitar 3.000 orang. Sementara tahun ini panitia menargetkan 5.000 sampai 6.000 peserta. "Dengan pengalaman tahun kemarin dan animo komunitas lari yang sudah terlihat, target itu bisa tercapai," ujar Imam.
Dia menjelaskan, Sucorwave Taruna NusantaRun 2026 akan digelar pada Minggu (12/7), dengan tiga kategori, yakni lomba 10 km, 5 km, serta kategori fun run 3 km. Kategori lomba terbuka untuk pelari nasional, internasional, pelajar, guru, serta anggota TNI dan Polri. Seluruh start dan finish akan dipusatkan di kompleks SMA Taruna Nusantara, dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.
Imam melanjutkan, rute yang disiapkan akan melintasi wilayah kota dan Kabupaten Magelang. Rute tersebut dirancang untuk mengeksplorasi potensi alam dan lingkungan sosial Magelang, sekaligus memberikan tantangan yang bersahabat bagi pelari.
Terlebih menurutnya, Magelang memiliki jalan yang naik-turun, tetapi ramah untuk pace pelari. "Ini justru menjadi daya tarik tersendiri dan memberi pengalaman yang layak untuk diulang," lontarnya.
Panitia juga menyiapkan berbagai unsur pendukung, mulai dari fasilitas keselamatan dan kesehatan hingga hiburan di sepanjang rute. Sejumlah kelompok kesenian lokal akan dilibatkan sebagai penyemangat peserta, sekaligus menampilkan kekayaan budaya masyarakat setempat. "Kami ingin peserta tidak hanya berlari, tapi juga bergembira bersama warga Magelang," imbuhnya.
Imam menambahkan, panitia juga membuka peluang kehadiran pelari elit nasional maupun figur publik, termasuk alumni SMA Taruna Nusantara, untuk menambah daya tarik event. Meski demikian, kepastian kehadiran tamu khusus tersebut masih dalam tahap komunikasi.
Antusiasme terhadap gelaran ini juga datang dari para pelari lokal. Anggota komunitas Easy Peasy Run, Yusdianto Wibowo mengaku bangga karena Magelang kembali menjadi tuan rumah event lari berskala besar. Dia optimistis Taruna NusantaRun 2026 akan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya dan mampu menarik pelari dari berbagai daerah.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyambut baik kembalinya ajang tersebut. Dia menilai, Taruna NusantaRun 2026 bukan hanya agenda olahraga, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.
"Okupansi hotel meningkat, UMKM naik omzetnya, dan kuliner khas Magelang semakin dikenal. Pada akhirnya, perekonomian masyarakat ikut terdongkrak," kata dia.
Damar menambahkan, keberadaan event nasional di lingkungan SMA Taruna Nusantara juga memperkuat citra Magelang sebagai kota pendidikan. Menurutnya, hal ini akan meningkatkan kepercayaan para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di Magelang, khususnya di SMA Taruna Nusantara. (aya)