PURWOREJO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat selama tahun 2025 terdapat 4,3 juta penumpang di Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto. Sebanyak 569 ribu penumpang di antaranya berada di Stasiun Kutoarjo.
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Kutoarjo berada di urutan kedua dengan volume penumpang tertinggi di area tugas Daop 5 Purwokerto. Yakni setelah Stasiun Purwokerto dengan jumlah 1,6 juta penumpang. "Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat," jelas Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin Rabu (14/1).
Ditegaskan, selama 2025 PT KAI Daop 5 menunjukkan kinerja positif pada layanan angkutan penumpang. Tercatat, sepanjang tahun lalu telah melayani 4.353.214 penumpang. Angka tersebut naik sekitar 10 persen jika dibandingkan 2024 dengan total 3.956.783 penumpang.
Dari banyaknya rangkaian perjalanan, tujuan favorit penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto yaitu Pasarsenen, Yogyakarta, Kiaracondong, Bekasi dan Gambir. Sedangkan kereta api paling favorit sepanjang 2025 meliputi Kereta Api (KA) Kamandaka jurusan Cilacap-Semarang. Berikutnya Ka Kutojaya Selatan jurusan Kutoarjo-Kiaracondong dan KA Serayu jurusan Purwokerto-Pasar Senen.
As'ad menjelaskan, peningkatan penumpang kereta api didorong beberapa faktor. Antara lain penambahan perjalanan kereta api dan program promo tarif yang rutin. Termasuk upaya optimalisasi operasional serta komitmen seluruh pegawai PT KAI dalam menjaga standar pelayanan.
"Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, ketepatan waktu perjalanan menjadi faktor utama kereta api sebagai moda transportasi pilihan masyarakat. Berdasar hasil rekapitulasi spanjang tahun 2025, On Time Performance (OTP) keberangkatan kereta api penumpang di Daop 5 Purwokerto rata-rata 99,58 persen.
Sedangkan OTP kedatangan sebesar 99,19 persen. "Capaian ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan ke depan," ujarnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita