Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tata Pedestrian Pakelan dan Solusi Macet Simpang Artos, Usulan Wali Kota Magelang ke Menko AHY usai Jumatan

Naila Nihayah • Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:05 WIB
Wali Kota Magelang saat berbincang dengan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di kompleks Pemkot Magelang, Jumat (9/1).   
Wali Kota Magelang saat berbincang dengan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di kompleks Pemkot Magelang, Jumat (9/1).  

 

 

MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengusulkan pembangunan pedestrian di sejumlah ruas strategis Kota Magelang kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Usulan tersebut disampaikan secara langsung saat AHY menyempatkan diri melaksanakan salat Jumat di masjid pemkot.

Pertemuan singkat itu terjadi di sela kunjungan AHY ke Magelang dalam rangka menghadiri reuni Akademi Militer (Akmil) angkatan 2000. "Tadi saya sampaikan, alhamdulillah Kota Magelang kondusif dan aman," ujar Damar, Jumat (9/1).

Baca Juga: Dugaan Manipulasi Dokumen Tambang di Borobudur, Nama Warga yang Meninggal 1.000 Hari Lalu Ikut Dicatut

Dalam pertemuan itu, Damar mengajukan dua gagasan utama, yakni penataan pedestrian di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Pakelan.

Serta wacana penanganan simpang depan Artos Mall yang selama ini kerap menjadi titik kepadatan lalu lintas dan genangan air saat hujan deras. "Kami concern-nya di pedestrian dulu karena itu masuknya ke dalam kota," kata dia.

Damar menyebut, kawasan pedestrian yang diusulkan membentang dari tikungan Jalan Ahmad Yani, sekitar kawasan Kuliner Kartika, hingga wilayah Pakelan. Jalur itu selama ini kerap mengalami genangan air saat hujan dengan intensitas tinggi, sekaligus belum memiliki fasilitas pejalan kaki yang representatif.

"Pedestrian itu sudah lama kondisinya. Kalau hujan deras, sering banjir. Jadi kami ingin ditata supaya lebih baik, lebih aman, dan lebih menarik," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Superflu di Kota Jogja Merebak, Banyak Tidak Terlaporkan: Dinkes Ungkap Penyebabnya!

Sementara itu, untuk kawasan depan Akmil dan simpang Artos, lanjut dia, usulan masih bersifat awal dan membutuhkan kajian teknis mendalam dari pemerintah pusat.

"Kalau yang depan Artos itu jalur nasional. Skemanya nanti seperti apa, apakah underpass atau flyover, itu perlu kajian dari pusat," jelasnya.

Menanggapi penyampaian wali Kota Magelang, AHY menyatakan keterbukaannya terhadap usulan tersebut. AHY mempersilakan pemkot untuk segera mengajukan proposal resmi beserta kajian teknisnya.

"Silakan, tidak ada masalah. Proposal bisa langsung diajukan," ujar AHY menanggapi pertanyaan terkait mekanisme pengajuan.
(aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#ahy #flyover #Salat jumat #Akmil #dAMAR PRASETYONO #Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan #pemkot #pedestrian #Artos Mall #underpass #wali kota #Damar