MUNGKID - Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magelang mengganggu jalur utama Magelang–Jogja.
Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan melintang di tengah jalan, tepatnya di Dusun Tambakan, Sedayu, Muntilan, Kamis (1/1).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.55. Batang pohon yang roboh menutup seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas dari arah Magelang menuju Yogyakarta maupun sebaliknya sempat terhenti total. Jalur ini diketahui merupakan satu akses utama dengan volume kendaraan cukup tinggi.
Baca Juga: Tren Sosial Media dan Daya Tarik Kuliner Jadi Alasan Wisatawan Datang ke Jogja, Begini Kesannya!
Satgas Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Magelang Nur Fanani mengatakan, kejadian tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang.
Kondisi tersebut menyebabkan satu pohon trembesi tumbang dan menutup akses Jalan Magelang–Jogja.
"Tidak ada (laporan korban pengendara tertimpa)," katanya saat dikonfirmasi.
Tidak lama setelah kejadian, BPBD Kabupaten Magelang langsung melakukan kaji cepat untuk memastikan kondisi di lapangan serta dampak yang ditimbulkan. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah desa setempat guna mempercepat proses penanganan darurat.
Upaya evakuasi dan penanganan dilakukan secara terpadu. Personel TNI, Polri, BPBD Kabupaten Magelang, relawan kebencanaan, serta warga sekitar bergotong royong melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon yang melintang di jalan.
Pemotongan pohon tumbang dilakukan bersama-sama agar akses jalan bisa segera dibuka kembali dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama. "Penanganan (membersihkan pohon) itu sekitar 15 menit," paparnya.
Selama proses pembersihan, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat dialihkan dan diatur secara situasional untuk menghindari penumpukan kendaraan. Petugas di lapangan juga mengimbau pengguna jalan agar bersabar dan mengikuti arahan demi keselamatan bersama.
Baca Juga: Tanpa Pesta Kembang Api, Pemkab Kebumen Pilih Borong Dagangan PKL di Kapal Mendoan
Setelah melalui proses penanganan darurat, batang pohon berhasil dievakuasi dari badan jalan. Arus lalu lintas Magelang–Jogja kembali normal beberapa waktu kemudian.
BPBD Kabupaten Magelang memastikan kejadian tersebut telah tertangani dan status penanganan dinyatakan selesai. Meski demikian, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir, membenarkan adanya kejadian angin kencang. "Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa," bebernya. (aya)
Editor : Heru Pratomo