Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tanpa Pesta Kembang Api, Pemkab Kebumen Pilih Borong Dagangan PKL di Kapal Mendoan

Muhammad Hafied • Kamis, 1 Januari 2026 | 18:18 WIB
Pedagang di sentra kuliner Kapal Mendoan sedang bersiap menyajikan makanan sebelum dibagikan secara gratis kepada masyarakat pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12). (M Hafied/Radar Jogja)
Pedagang di sentra kuliner Kapal Mendoan sedang bersiap menyajikan makanan sebelum dibagikan secara gratis kepada masyarakat pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12). (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

KEBUMEN – Di penghujung tahun 2025, senyum semringah terpancar dari raut wajah pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Alun-alun Pancasila Kebumen. Mereka senang karena pemerintah daerah memborong habis barang dagangannya senilai Rp 1,5 juta.

Tercatat, ada 234 PKL yang mendapat order makanan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. Masing-masing PKL yang berada di setra kuliner Kapal Mendoan. Selain itu juga pedagang yang berada di tiga ruas jalan sekitar alun-alun.

"Dijatah Rp 1,5 juta. Saya buat 100 paket, jadi satu paket harga Rp 15 ribu," kata salah satu PKL Dwi Prihatini kepada Radar Jogja, Rabu (31/12).

Ia mengaku senang mendapat pesanan paket makanan dari pemkab karena otomatis untung tanpa perlu repot menunggu pembeli. Ia pun berharap adanya orderan di malam tahun baru tersebut dapat kembali terealisasi pada saat perayaan hari besar lain.

"Jualan kan tidak mesti. Sehari kadang laku 20 biji. Sekarang bisa lebih," ucap penjual jagung bakar itu.

Hal senada disampaikan pedagang lain, Priscilia Ismawati. Orderan hingga senilai Rp 1,5 juta yang diterima dalam semalam menurutnya sudah lebih dari cukup. Apalagi belakangan ini omzet dari hasil jualan tidak menentu.

Ia meminta agar program borong dagangan PKL dari pemerintah daerah dapat menjadi agenda rutin setiap akhir tahun. "Senang banget. Kami senang, warga yang kesini pasti senang. Harus dipertahankan ya," jelas pedagang di Kapal Mendoan itu.

Dalam momentum pergantian tahun ini Pemkab Kebumen menyiapkan 20 ribu porsi paket makanan untuk dibagikan secara gratis. Sontak agenda akhir tahun ini mengundang perhatian masyarakat.

Seperti terlihat di sentra kuliner Kapal Mendoan. Sejak sore di area tersebut tampak ramai dikunjungi masyarakat. Mereka rela datang hanya untuk mendapatkan paket makanan yang akan dibagikan mulai pukul 18.30.

Baca Juga: Resolusi Tahun Baru bagi Mahasiswa Akhir: Antara Harapan Lulus dan Tekanan Mental

Sementara itu, Kepala Disperindag KUKM Kebumen Haryono Wahyudi menyatakan, pembelian paket makanan dari PKL menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil.

Agenda ini bergulir dengan harapan agar roda perekonomian khususnya menyasar pelaku UMKM di daerah terus berputar. "Total ada 20 ribu paket. Pendistribusian sudah diatur, ada petugas yang jaga," terangnya.

Selain menyediakan paket makan gratis, Pemkab Kebumen juga menyuguhkan panggung hiburan di Alun-alun Pancasila. Sedari awal pemkab bersama aparat kepolisian sudah berkomitmen untuk tidak menggelar perayaan malam tahun baru dengan pesta kembang api.

Hal ini sebagai bentuk empati terhadap kondisi bangsa yang sedang menghadapi persoalan bencana alam. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Penghujung Tahun #alun-alun #kebumen #Tanpa #PKL #Pesta Kembang Api #sentra kuliner #Kapal Mendoan