KEBUMEN - Kasus perampokan atau pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kebumen selama setahun terakhir cenderung meningkat. Tercatat pada 2024, terdapat 23 laporan terkait kasus curat. Naik 65 persen atau ada 38 kasus kejadian hingga penghujung 2025.
"Namun penyelesaian kasus juga mengalami peningkatan," jelas Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri saat paparan kinerja akhir tahun Senin (29/12).
Kasus tertinggi selanjutnya disusul penyalahgunaan narkoba. Tercatat ada sebanyak 24 kasus. “Kami lakukan upaya pencegahan dan penindakan ketika harus proses penegakan hukum," katanya.
Dia turut membeberkan sejumlah kasus menonjol di tahun ini. Di antaranya kasus penembakan senapan angin yang merenggut satu nyawa. Kemudian, kasus penipuan yang melibatkan warga negara asing (WNA).
Selain itu, kasus pembunuhan berencana dengan menggunakan racun serta kasus pengerusakan gedung DPRD oleh sekelompok remaja.
Eka Baasith memastikan, Polres Kebumen beserta seluruh jajaran akan terus bekerja optimal untuk menjaga wilayah Kebumen agar tetap nyaman dan kondusif. Berbagai upaya juga akan ditempuh untuk menuntaskan perkara tindak pidana. "Dari beberapa perkara yang kami tangani semoga akan lebih menurun. Kebumen semakin aman dan nyaman," ujarnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita