Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Distanpangan Magelang Salurkan 123 Alsintan ke Petani, Dorong Modernisasi di Tengah Minimnya Tenaga Kerja Tani

Naila Nihayah • Kamis, 11 Desember 2025 | 05:00 WIB

 

BERI BANTUAN: Petani di Magelang mendapat bantuan berupa alat dan mesin pertanian dari distanpangan.
BERI BANTUAN: Petani di Magelang mendapat bantuan berupa alat dan mesin pertanian dari distanpangan.

MUNGKID - Tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang menyalurkan sebanyak 123 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok-kelompok tani di berbagai kecamatan. Langkah itu dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya terus didorong melalui modernisasi sektor pertanian.

Kepala Distanpangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan, penyaluran 123 unit menjadi salah satu langkah untuk menjawab tantangan pertanian modern. Terutama di tengah ketersediaan tenaga kerja tani yang semakin menyusut. "Semua disalurkan ke kelompok tani sesuai kebutuhan lapangan," ujar Romza Rabu (10/12).

Bagi sebagian petani, bantuan alsintan ini tidak hanya sekadar penunjang produksi, tetapi juga jawaban atas kebutuhan yang sudah lama dinantikan. Somadi, anggota Kelompok Tani Gemahripah, Purwosari, Secang mengaku tak menyangka kelompoknya mendapat dua unit mesin pengupas biji kopi (coffee pulper) dari distanpangan.

Dia menyebut, selama ini petani harus meminjam atau pergi ke tempat lain untuk mengupas kopi pascapanen. "Rasanya senang sekali. Alat ini memudahkan petani mengupas biji kopi tanpa harus ke mana-mana," kata Somadi.

Dia berharap, bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi di wilayahnya, yang selama ini banyak dikelola secara tradisional. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kabupaten Magelang #alsintan #Distanpangan #Pertanian Modern #Petani #alat dan mesin pertanian #Dinas Pertanian dan Pangan #kelompok tani