MUNGKID - Tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang menyalurkan sebanyak 123 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok-kelompok tani di berbagai kecamatan. Langkah itu dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya terus didorong melalui modernisasi sektor pertanian.
Kepala Distanpangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan, penyaluran 123 unit menjadi salah satu langkah untuk menjawab tantangan pertanian modern. Terutama di tengah ketersediaan tenaga kerja tani yang semakin menyusut. "Semua disalurkan ke kelompok tani sesuai kebutuhan lapangan," ujar Romza Rabu (10/12).
Bagi sebagian petani, bantuan alsintan ini tidak hanya sekadar penunjang produksi, tetapi juga jawaban atas kebutuhan yang sudah lama dinantikan. Somadi, anggota Kelompok Tani Gemahripah, Purwosari, Secang mengaku tak menyangka kelompoknya mendapat dua unit mesin pengupas biji kopi (coffee pulper) dari distanpangan.
Dia menyebut, selama ini petani harus meminjam atau pergi ke tempat lain untuk mengupas kopi pascapanen. "Rasanya senang sekali. Alat ini memudahkan petani mengupas biji kopi tanpa harus ke mana-mana," kata Somadi.
Dia berharap, bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi di wilayahnya, yang selama ini banyak dikelola secara tradisional. (aya/eno)