Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dibangun dengan Dana CSR, Dapur MBG Rp 6,2 Miliar di Kebumen Jadi Prototipe Nasional

Muhammad Hafied • Jumat, 21 November 2025 | 04:25 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo beserta jajaran meninjau langsung dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tanuharjo, Kecamatan Alian, Kamis (20/11).
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo beserta jajaran meninjau langsung dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tanuharjo, Kecamatan Alian, Kamis (20/11).

 

 

 

KEBUMEN - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengecek keberadaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tanuharjo, Kecamatan Alian, Kamis (20/11).

Dia ingin memastikan dapur MBG yang dibangun dengan dana corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 6,2 miliar ini tepat guna dan sesuai kualitas.

Dody menegaskan, pembangunan dapur MBG tersebut merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Di mana kualitas dan standar peralatan serta perlengkapan sudah setara hotel bintang lima.

"Instruksinya makanan yang keluar dari dapur ini benar-benar higienis dan bergizi," jelasnya.

Dikatakan Dody, dapur MBG di Kebumen tersebut akan dijadikan prototipe atau percontohan di daerah lain. Rencananya, Kementerian PU sendiri akan mendirikan 222 titik dapur serupa di berbagai wilayah di Indonesia, utamanya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T.

Dia menjelaskan, prototipe dapur MBG tersebut memang sedikit berbeda ketimbang dapur MBG lain. Perbedaan terletak pada sarana dan prasarana pendukung operasional dapur. Seperti mesin pendingin standar hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang memadai.

"Misal pendingin itu tidak boleh mati, ketika mati daging nanti rusak. Ini prototipe yang kami gunakan," ujar menteri asal Mojokerto itu.

Sebagai informasi, dapur MBG di Desa Tanuharjo ini dibangun atas dukungan dana CSR dari perusahaan negara, PT Adhi Karya. Dapur ini berdiri di atas lahan seluas 8.980 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi. Nantinya dapur ini akan melayani 24 sekolah dengan jumlah penerima manfaat mencapai 2.000 siswa.

Sementara itu, Manajer Pelaksana Pembangunan Dapur MBG Tanuharjo Vegit Risana Hughes menyampaikan, proses pekerjaan fisik dapur tersebut berlangsung selama 40 hari.

Dari anggaran yang tersedia, dapur sudah dilengkapi fasilitas dan perlengkapan memadai. Di antaranya mesin penghisap asap, dinding panel tahan api dan anti bakteri, dinding area masak berbahan stainles untuk antinoda.

Lalu, terdapat perangkat pengolahan air dan limbah yang ramah lingkungan. Selain itu cat dinding sekaligus plavon dilapisi dengan anti bakteri. Vegit memastikan, seluruh instrumen yang ada di dapur MBG tersebut sesuai standar nasional indonesia (SNI).

Termasuk dilengkapi dengan dokumen bangunan gedung (PBG) dan laik fungsi (SLF) dan laik sanitasi (SLHS). "Sudah semua. Jadi sesuai standar, begitu BGN masuk sudah siap operasi," jelasnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Dody Hanggodo #3T #alian #kebumen #dapur MBG #prototipe #slf #Menteri Pekerjaan Umum #sni #pt adhi karya #CSR