KEBUMEN - Petugas pemadam kebakaran (Damkar) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen berhasil menyelamatkan aset milik warga senilai Rp 230 juta. Aksi heroik ini dilakukan saat insiden kebakaran melanda rumah milik Agus Prayitno, 63, warga RT 02/01, Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan.
Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kebumen Rokhmat Zuhri mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 15 juta. "Malam itu ada laporan, petugas kami di Pos Damkar Gombong langsung datang ke titik kejadian," ungkpnya, kepada Radar Jogja Minggu (26/10).
Zuhri menjelaskan, dari total bangunan seluas 160 meter persegi, area rumah korban yang terbakar api sekitar 15 meter persegi. Adapun benda yang terbakar berupa perabot serta sebagian interior rumah. Beruntung kejadian ini tidak menjalar ke bangunan lain. "Total aset yang berhasil terselamatkan sekitar Rp 230 juta," jelasnya.
Kebakaran diketahui terjadi pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 23.30. Kobaran api pertama kali terlihat oleh warga yang sedang menjalankan ronda malam. Seketika itu warga langsung melapor ke polsek terdekat, kemudian diteruskan ke damkar Satpol PP Kebumen. Tak berselang lama petugas dari Pos Damkar Gombong tiba di lokasi untuk pemadaman api.
Baca Juga: Irit di Ongkos, Petani Desa Kedungwaru Andalkan IoT dari PT PLN untuk Jaga Kelembapan Lahan
Berkat kesigapan petugas bersama warga, kobaran api berhasil dipadamkan. Butuh waktu sekitar satu jam proses pemadaman dan pendinginan sampai lokasi dinyatakan benar-benar aman. Peristiwa ini terjadi diduga akibat korsleting listrik. "Imbauan kami tetap hati-hati. Gunakan instalasi listrik dan alat elektronik standar," pesannya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kebumen Saman mengaku ikut prihatin atas insiden kebakaran yang dialami warga tersebut. Ketika mengecek kondisi rumah korban, dia telah meminta agar pemangku wilayah segera berkoordinasi untuk penanganan pasca-kebakaran.
Legislator asal Kecamatan Buayan ini juga memberikan apresiasi kepada tim damkar yang telah sigap melakukan penanganan sehingga mengurangi risiko kerugian. "Tadi sudah saya cek rumah korban. Bagian depan hangus, tinggal gotong royong pembenahan," ungkapnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita