Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diduga dari Ledakan Trafo Listrik, Usaha Percetakan Aryoseto Advertising di Kota Magelang Kebakaran, Mesin Print Seharga Rp 400 Juta Ludes Terbakar

Naila Nihayah • Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:57 WIB

 

PENDINGINAN: Tim Damkar Kota Magelang segera memadamkan api dan berhasil padam satu jam kemudian.
PENDINGINAN: Tim Damkar Kota Magelang segera memadamkan api dan berhasil padam satu jam kemudian.

MAGELANG — Asap hitam pekat membubung tinggi di kawasan Jalan Ikhlas, Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Minggu (12/10).

Dalam waktu singkat, bangunan Aryoseto Advertising, sebuah usaha percetakan dan digital printing, ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran hebat itu terjadi sekitar pukul 07.15. Warga sekitar sempat mendengar suara ledakan dari arah trafo listrik, sebelum api menjalar ke bangunan tersebut.

"Tadi dengar ledakan keras, kayak dari trafo," ujar seorang warga, Toro Basuki di lokasi.

Setelah itu, kata dia, muncul percikan api yang turun lewat kabel dan langsung menyambar bangunan.

Menurut Toro, api begitu cepat membesar karena bangunan tersebut menyimpan banyak bahan mudah terbakar seperti kertas, tiner, cat, dan kain.

Dalam hitungan menit, api melalap seluruh bagian bangunan hingga menyisakan puing hangus.

Bahkan, seluruh peralatan serta bahan-bahan percetakan, ludes. Seperti kertas, tiner, hingga cat.

"Jadi pas api nyambar, langsung besar banget. Warga sempat gotong royong ambil air dari musala buat nyiram sebelum damkar datang," terang pria 50 tahun itu.

Lokasi percetakan yang terbakar berada di tepi jalan dengan permukiman padat di bagian belakang.

Warga sempat khawatir api akan merembet ke rumah-rumah penduduk, mengingat jarak bangunan yang berdekatan.

Beruntung, regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Magelang datang tepat waktu dan berhasil mencegah penyebaran api lebih luas.

"Kalau damkar telat sedikit, mungkin api sudah menjalar ke rumah warga. Soalnya belakang situ padat banget," katanya.

Pemilik Aryoseto Advertising Kota Magelang Aditya Pamungkas masih tak percaya ketika diberi tahu bahwa usahanya terbakar.

Dia mengetahui kabar itu dari warga sekitar dan adiknya yang kebetulan melintas di Jalan Ikhlas.

"Sekitar jam 07.10 saya dikabari warga. Terus dicek lewat video call, asap sudah membubung tinggi," jelasnya

Tak lama berselang, adik Adit yang sedang mengantar anaknya juga sempat merekam kebakaran itu dari jalan.

"Adik saya kebetulan lewat, terus lihat asap hitam. Dia nyuting, katanya jangan-jangan itu tempat saya. Ternyata benar," sambungnya lirih.

Adit menyebut, usahanya berdiri sejak lama dan merupakan warisan ayahnya yang memulai usaha percetakan itu sejak 1985.

Dia pun sudah melanjutkan bisnis tersebut selama 15 tahun terakhir.

Sayangnya, seluruh peralatan dan barang berharga di dalam bangunan hangus terbakar.

Semua mesin printing, motor, sampai uang tunai ikut habis.

Bahkan, salah satu mesin printing besar di tempat itu ditaksir bernilai sekitar Rp 400 juta, belum termasuk instalasi dan peralatan pendukung lainnya.

"Saya belum bisa totalin semuanya, tapi kira-kira kerugian antara Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar," bebernya.

Sementara itu, Danton Regu C Damkar Kota Magelang Adri Teguh Bayu Seno mengatakan, timnya menerima laporan sekitar pukul 07.15 dan tiba di lokasi lima menit kemudian. Begitu tiba di lokasi, api sudah membesar.

"Kami langsung lakukan pemadaman dari beberapa titik. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu jam lebih sedikit," jelas Adri.

Sedikitnya ada lima unit kendaraan pemadam diterjunkan ke lokasi, terdiri dari tiga unit mobil serang dan dua unit suplai air.

Pemadaman juga dibantu satu unit mobil damkar dari Kabupaten Magelang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi memang api sangat cepat karena bahan di dalam bangunan mudah terbakar," lontarnya.Mengenai dugaan penyebab kebakaran, Adri menyebut, informasi awal memang menunjukkan adanya ledakan trafo listrik. Namun, penyebab pasti masih akan diselidiki oleh pihak berwenang.

"Dugaan sementara dari trafo, tapi untuk pastinya nanti menunggu hasil penyelidikan," inbuhnya. (aya)

Editor : Bahana.
#kebaran #Kota Magelang #si jago merah