Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cerita Khatulistiwa Dengarkan Pengalaman Membentuk Wajah Indonesia di Pesta Literasi Indonesia 2025 

Naila Nihayah • Senin, 15 September 2025 | 06:45 WIB

 

Banyak pengunjung yang mengikuti kegiatan baca buku bersama di Museum BPK RI, Minggu (14/9).
Banyak pengunjung yang mengikuti kegiatan baca buku bersama di Museum BPK RI, Minggu (14/9).

 

MAGELANG – Pesta Literasi Indonesia 2025 mengajak publik merayakan kisah-kisah antara seni, tradisi, dan gagasan untuk merayakan cerita Indonesia. Sekaligus mendengarkan pengalaman yang membentuk wajah Indonesia hari ini.

Kegiatan bertajuk Cerita Khatulistiwa ini digelar pada Minggu (14/9) di Museum BPK RI Magelang bekerja sama dengan komunitas Sundayreads Club. Ketua Pesta Literasi Indonesia 2025 Amie Puspahadi menjelaskan, kegiatan ini dibuka dengan Baca Bersama pada pukul 08.30–10.00.

"Kegiatan itu mengajak pengunjung menikmati bacaan kolektif dalam suasana santai," paparnya di sela kegiatan.

Sejak pagi hingga sore, pengunjung juga bisa berkeliling di Bazar Semesta Buku. Dalam bazar tersebut menghadirkan pilihan bacaan dari penerbit dan komunitas sekaligus menggalang donasi buku untuk taman bacaan masyarakat (TBM).

Pada pukul 10.00–12.00, dua kegiatan berlangsung paralel. Peserta bisa mengikuti kelas membatik bersama Go4Tour, dipandu Deni Rahayuningsih dari Sanggar Batik Setumbu. Kegiatan tersebut sekaligus untuk menyelami filosofi membatik sebagai ekspresi diri dan warisan budaya.

Sementara itu, tur Museum BPK RI mengajak peserta menelusuri jejak sejarah bangsa lewat koleksi museum. Memasuki siang, acara berlanjut dengan pemutaran film pendek berjudul Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan serta diskusi panel dengan tema Gugusan Karya Perempuan Indonesia pada pukul 13.00–15.30.

Hari ditutup dengan penampilan musik RFRNDS pukul 15.30–16.30 dengan menghadirkan harmoni antara literasi, seni, dan ekspresi anak muda. "Pesta Literasi di Magelang adalah ruang perjumpaan antara seni, tradisi, dan gagasan yang menyatukan kita untuk merayakan cerita Indonesia," paparnya.

Amie menekankan, acara ini bukan hanya serangkaian kegiatan. Melainkan wadah untuk merangkai ingatan, harapan, dan keberanian bersuara melalui buku, batik, film, hingga musik. Pesta Literasi Indonesia 2025 di Magelang pun meninggalkan jejak perjumpaan yang penuh makna, menghidupkan kembali semangat literasi di jantung Jawa Tengah. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#baca buku #khatulistiwa #Pesta Literasi Indonesia #Cerita #Kota Magelang #museum BPK RI