MAGELANG – Aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di depan Polres Magelang Kota pada Jumat (29/8) mengakibatkan kerusakan fasilitas umu. Sejumlah pot bunga, umbul-umbul, hingga bendera merah putih turut menjadi korban amukan massa. Kerugianya pun ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang M Yunus merinci, sedikitnya 25 pot bunga, 80 umbul-umbul, dan 35 bendera merah putih rusak atau hancur. Jika dihitung dari catatan aset, kerusakan pot bunga nilainya sekitar Rp 10,5 juta. “Umbul-umbul yang rusak ditaksir Rp 14 juta, sedangkan bendera mencapai Rp 1,05 juta," beber Yunus Rabu (3/9).
Editor : Sevtia Eka Novarita