MUNGKID – Upaya menciptakan lingkungan bebas narkoba di Kabupaten Magelang terus digencarkan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang bersama Pemerintah Kecamatan Mertoyudan menggelar tes urine bagi jajaran kecamatan hingga kepala desa.
Camat Mertoyudan Pujo Ikhtiarta mengatakan, tes ini tidak dimaksudkan sebagai langkah represif. Melainkan deteksi dini untuk memastikan aparatur desa bersih dari penyalahgunaan narkoba. Jika pun ditemukan indikasi positif, tindak lanjut berupa rehabilitasi dan pembinaan menjadi pilihan utama.
Tes urine ini, kata dia, wujud nyata komitmen Kecamatan Mertoyudan menciptakan lingkungan bersih narkoba. "Aparatur pemerintah harus memberi teladan dengan memastikan diri bebas dari penyalahgunaan narkoba," tegasnya, Selasa (2/9).
Kepala Desa Mertoyudan Eko Sungkono menegaskan, komitmen bersih narkoba (Desa Bersinar) bukan sekadar slogan. "Kami terus mendukung pencegahan dan pemberantasan narkoba agar Kabupaten Magelang benar-benar menjadi wilayah bersih narkoba," ujarnya.
Baca Juga: Aktif Berbagi Pengetahuan, Polbangtan Kementan Raih Anugerah Kementan Corpu
Dia menyebut, sebanyak 27 orang menjalani pemeriksaan. Dimulai dari camat, perangkat kecamatan, hingga kepala desa se-Kecamatan Mertoyudan. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari tujuh jenis zat terlarang, termasuk amfetamin, sabu-sabu, ganja, morfin, kokain, benzodiazepin, hingga carisoprodol.
Kepala BNN Kabupaten Magelang Kombes Pol Siswoyo Adi Wijaya menegaskan, kegiatan ini akan terus digalakkan. Bahkan diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak. Dia menuturkan, tes urine berkala akan memperkuat kesadaran kolektif sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan dengan aparatur yang sehat dan bersih narkoba.
Dengan langkah preventif semacam ini, dia berharap, citra aparatur pemerintahan semakin terjaga dan masyarakat lebih yakin pada pelayanan publik yang diberikan. (aya)
Editor : Sevtia Eka Novarita