MAGELANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang turun langsung memeriksa jajanan di sekolah dan produk makanan di pasar tradisional. Dari pengecekan yang dilakukan di SD Negeri Kemirirejo 1 dan Pasar Tukangan, petugas tidak menemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya.
Kepala Dinkes Kota Magelang Istikomah menyebut, pengawasan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar secara berkala. Tujuannya memastikan keamanan pangan, khususnya di lingkungan yang rentan seperti sekolah dan pasar.
"Hasil uji sampel hari ini semuanya aman. Tidak ada makanan yang mengandung bahan berbahaya," ujarnya di Pasar Tukangan, Selasa (2/9).
Dia menegaskan, pemkot berkomitmen mewujudkan kota pangan aman. Karena itu, pengawasan dilakukan menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Tidak hanya terbatas pada satu titik.
"Pemeriksaan tidak hanya di sekolah dan pasar tradisional, tetapi juga di pasar modern," tambahnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menekankan pentingnya langkah preventif ini. Seluruh sampel makanan diperiksa di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Kota Magelang untuk memastikan kualitasnya.
"Pengawasan ini bukan hanya memastikan makanan layak dikonsumsi, tetapi juga mencegah penyakit yang bisa ditimbulkan dari makanan. Intinya melindungi konsumen," beber Damar.
Dia menambahkan, pengawasan yang konsisten dapat memastikan hanya makanan aman dan sehat yang beredar di masyarakat. Ketika kualitas dan kebersihan makanan terjaga, praktis risiko penularan penyakit bisa ditekan.
Dengan pengawasan berkala ini, Damar berharap, masyarakat, terutama anak-anak sekolah, bisa lebih tenang mengonsumsi jajanan yang tersedia di lingkungan mereka. (aya/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita