Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Minta Maaf soal Insiden di Kebumen Fest, Sebut Pelaksanaan Sudah Diserahkan ke EO  

Muhammad Hafied • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 03:53 WIB
Plt Kepala Disdikpora Kebumen Agus Sunaryo (kiri) bersama Plt Kepala Diskomimfo Kebumen Wahyu Siswanti (kanan) memberi keterangan pers terkait penyelenggaraan Kebumen Fest. Pernyataan resmi disampaika
Plt Kepala Disdikpora Kebumen Agus Sunaryo (kiri) bersama Plt Kepala Diskomimfo Kebumen Wahyu Siswanti (kanan) memberi keterangan pers terkait penyelenggaraan Kebumen Fest. Pernyataan resmi disampaika

 

 

KEBUMEN - Pemkab Kebumen menyampaikan permohonan maaf jika masyarakat merasa tidak nyaman dalam penyelenggaraan Kebumen Fest. Pemkab memastikan akan terus mengevaluasi setiap pelaksanaan sampai seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen Wahyu Siswanti menyatakan, secara teknis pelaksanaan Kebumen Fest diserahkan kepada event organizer (EO). Kendati begitu, bukan berarti pemkab diam jika terdapat kekurangan. "Kami selaku pemkab mohon maaf, manakala belum memuaskan pihak manapun," ungkap Wahyu di Co Working Space Setda Kebumen, Jumat (29/8).

Wahyu menyatakan, Kebumen Fest adalah hajat pemkab. Ia pun tak memungkiri adanya kekurangan, meski persiapan sudah dilakukan secara matang. Namun, dari kekurangan ini tetap dilakulan evaluasi sebagai bahan perbaikan mendatang. "Tim memang terbatas. Tidak semua kabag, kepala dinas dan staf ahli terlibat. Intinya sudah ada evaluasi," ucapnya.

Wahyu menjelaskan, konsep Kebumen Fest tidak jauh beda dengan gelaran Kebumen International Expo (KIE) di tahun 2023. Justru menurutnya desain dan dekorasi pameran tahun ini dinilai jauh lebih ekslusif.

Dia menegaskan, selama delapan hari Kebumen Fest diperuntukkan inklusif bagi siapapun yang hadir, khususnya kalangan pelajar di berbagai jenjang satuan pendidikan. "Anak sekolah bebas masuk dari buka sampai tutup. Selama mereka pakai seragam," tegas Wahyu.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen Agus Sunaryo menambahkan, sebelumnya memang terdapat surat edaran berisi dukungan agar sekolah berpartisipasi pada gelaran Kebumen Fest. Namun dia menegaskan hal ini bukan menjadi sebuah kewajiban. Dia menjelaskan, kedatangan pelajar ini sebagai salah satu implementasi pembelajaran luar kelas. "Pada dasarnya tidak diwajibkan. Dan, ketika pelajar mau masuk itu gratis," ungkapnya.

Agus menyatakan, sejauh ini tidak ada kendala selama pelajar berada di lokasi Kebumen Fest. Dia pun menampik adanya sejumlah pelajar yang dilarikan ke rumah sakit ketika berdesakan di area pameran. Agus juga tidak membenarkan adanya kekacauan yang dirasakan pelajar. "Belum ada laporan anak berdesakan sampai masuk rumah sakit. Semua masih kondusif," ujarnya.

Sebelumnya, tiga pelajar tingkat sekolah dasar harus dilarikan ke rumah sakit saat mengunjungi gelaran Kebumen Fest, Kamis (28/8). Mereka terpaksa mendapat perawatan medis ketika berdesakan di lokasi acara. Berdasar rekap laporan tim medis, di hari yang sama terdapat 11 pelajar mendapat pertolongan medis. Tiga diantaranya harus dirujuk ke rumah sakit terdekat karena kondisi fisik menurun. Mereka merasakan pusing, mual hingga sesak nafas. "Pas lagi crowded ada yang terinjak-injak. Sudah tertangani, jam 2 tadi sudah pulang," kata petugas di pos medis saat ditemui Radar Jogja. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pemkab #Kebumen Fest #Plt Kepala Diskominfo