Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ada Dua Kandidat, Pawit Mandung Dinilai Ideal Pimpin Golkar Kebumen

Muhammad Hafied • Rabu, 20 Agustus 2025 | 05:00 WIB

 

KANDIDAT: Pawit Mandung bakal melenggang di gelaran musyawarah daerah (musda) Partai Golkar Kebumen.
KANDIDAT: Pawit Mandung bakal melenggang di gelaran musyawarah daerah (musda) Partai Golkar Kebumen.

KEBUMEN - Dukungan terhadap H Pawit Mandung semakin menguat dalam kontestasi pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kebumen. Para kader di tingkat kecamatan telah merapatkan barisan demi pemenangan Pawit Mandung saat musyawarah daerah (musda) pada akhir Agustus mendatang.

Seperti diungkapkan kader Partai Golkar Kebumen Bambang Priyambodo. Dia secara terang-terangan akan mendukung Pawit Mandung menjadi Ketua DPD Golkar Kebumen. Mantan Camat Ayah ini menilai, Mandung adalah sosok yang ideal memimpin Golkar Kebumen.

"Dari muda, dia sudah berkecimpung di partai. Loyalitasnya tidak diragukan lagi," ungkap Bambang kepada Radar Jogja Selasa (19/8).

Menurut Bambang, Mandung telah memiliki pengalaman dan rekam jejak yang baik di tataran internal partai. Tak hanya itu Mandung juga terbukti berhasil menduduki jabatan politis sebagai anggota DPRD Kebumen. Artinya, kata dia, kiprahnya dalam membesarkan Partai Golkar di Kebumen telah teruji.

Hal ini yang kemudian menjadi alasan utama dirinya mendukung Mandung di musda mendatang. Dia yakin dengan berbekal pengalaman Mandung mampu membawa gerbong partai berlambang pohon beringin ini semakin maju dan solid. "Hari ini ada dua kandidat, saya lebih memilih Mas Mandung. Dia ideal, punya pengalaman jangkep," katanya.

Dia mengingatkan, kapasitas dan kapabilitas masing-masing kandidat perlu menjadi instrumen penting dalam pemilihan ketua DPD Golkar Kebumen. Kader senior Golkar asal Gombong ini menaruh harap selepas musda seluruh kader Golkar segera berbenah diri, mengingat tantangan menghadapi Pemilu ke depan cukup kompleks. "Pesan saya jangan lupakan akar Golkar," jelasnya.

Bambanh pun menyoroti gejolak yang sedang terjadi di internal Golkar Kebumen jelang gelaran musda. Kondisi ini menurutnya sebagai bentuk kegagalan pengurus DPD dalam merespons suara kader di tingkat bawah. Dia juga turut prihatin atas perolehan kursi Golkar di DPRD Kebumen yang sekarang semakin merosot tajam. "Sebetulnya, kader itu kangen dan rindu dengan sistem yang terbangun di Golkar. Tapi itu tidak dibaca baik oleh DPD," ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Gombong Ahmad Marsudiyanto mengatakan, pengabdian Mandung untuk partai selama ini sudah bisa sebagai modal dasar memimpin Golkar Kebumen. Anggota DPRD Kebumen periode 2014-2019 ini melihat sosok Mandung pantas dan layak menjadi pucuk pimpinan Golkar di Kebumen. "Sudah ada 10 PK yang merapat ke Pawit Mandung. Secara ketentuan sudah bisa menjadi calon ketua DPD," jelas Marsudiyanto.

Sejauh ini, lanjut dia, PK dari berbagai kecamatan terus menggelar konsolidasi agar dukungan mengerucut ke Mandung. Dia berharap, jelang musda ini kader Golkar dapat berfikir realistis dalam menjatuhkan dukungan terhadap kandidat calon ketua Golkar Kebumen. "Tahapan sudah dilakukan, termasuk konsolidasi pemegang hak suara. Harapannya besok lancar," katanya. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Ketua #Pawit Mandung #kandidat #kebumen #dprd kebumen #golkar #partai golkar #musyawarah daerah (musda) #Dewan Pimpinan Daerah (DPD) #anggota