Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Magelang Kota Kenangan dan Tempaan Jiwa Ksatria, Kirab Pamitan Taruna Akmil Simbol Perpisahan dan Penghormatan

Naila Nihayah • Sabtu, 12 Juli 2025 | 03:02 WIB

 

Ratusan taruna Akmil telah merampungkan pendidikan dan melaksanakan kirab di Alun-alun Kota Magelang, Jumat (11/7).   
Ratusan taruna Akmil telah merampungkan pendidikan dan melaksanakan kirab di Alun-alun Kota Magelang, Jumat (11/7).  

 

MAGELANG – Ribuan pasang mata warga menyaksikan ratusan taruna Akademi Militer (Akmil) melangkah dalam formasi rapi dalam Kirab Pamitan Taruna Akmil Tingkat III dan IV Tahun Pendidikan 2024/2025. Kirab itu menjadi tradisi panjang penuh makna sebagai penanda akhir masa pendidikan mereka di Kota Sejuta Bunga.

Kirab ini bukan sekadar barisan prajurit muda berjalan melepas masa pendidikan. Tetapi juga simbol penghormatan, perpisahan, dan pengakuan terhadap peran penting masyarakat Kota Magelang dalam membentuk karakter para calon perwira TNI. Kirab ini diawali dengan barisan drumband Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) dan diikuti ratusan taruna.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Arnold AP Ritiauw menyebut, kirab ini merupakan tradisi korps yang mengandung nilai spiritual dan historis yang kuat. "Ini adalah permohonan diri, ungkapan terima kasih, dan doa restu kepada masyarakat Kota Magelang, tempat di mana para taruna pertama kali dibentuk sebagai prajurit," ujarnya, Jumat (11/7).

Bagi para taruna, kata dia, Magelang bukan sekadar tempat belajar dan berlatih. Kota Magelang menjadi saksi perjalanan hidup, mulai dari masa orientasi keras hingga menjadi prajurit muda yang siap mengabdi. Tak heran jika Arnold menyebut Magelang sebagai kota kenangan.

Kota ini, lanjut Arnold, menjadi sebuah tempat yang akan selalu mereka rindukan meski kelak telah mengemban tugas di berbagai penjuru negeri. "Kelak saat mereka pensiun dan reuni, pasti mereka akan kembali ke sini," lontarnya.

Tahun ini, jumlah taruna yang mengikuti kirab pamitan mencapai lebih dari 800 orang, atau dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Hal ini karena ada penyesuaian kebijakan internal yang membuat dua angkatan diluluskan sekaligus.

Arnold juga menaruh harapan besar terhadap para taruna. "Doakan mereka (para taruna) menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak, berjiwa ksatria, mencintai rakyat, dan membanggakan bangsa," ucapnya.

 Baca Juga: Putus Kontrak dengan Ajax, Jordan Henderson Kembali ke Premier League Bersama Brentford

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan apresiasi atas suksesnya kirab pamitan tahun ini. Dia menyebut, kegiatan ini tidak hanya menyuguhkan hiburan visual bagi warga, tetapi juga menyampaikan pesan yang inspiratif.

Terlebih, kirab ini disambut hangat oleh warga yang berduyun-duyun memadati alun-alun dan sepanjang jalan menuju gerbang Akmil. "Banyak anak-anak yang datang dan menyaksikan langsung. Siapa tahu, di antara mereka ada yang kelak ingin menjadi prajurit seperti para taruna ini," katanya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#TARUNA #Akademi Militer (Akmil) Magelang #kirab pamitan taruna akmil #gubernur #prajurit #arnold #Alun-Alun Kota Magelang