Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perbaiki Jalur Evakuasi Warga Lereng Merapi, Pemkab Bangun Baru Jembatan Kali Duren Srumbung Magelang

Naila Nihayah • Sabtu, 21 Juni 2025 | 02:29 WIB

 

Jembatan Kali Duren di Desa Jerukagung, Srumbung bakal diperbaiki.   
Jembatan Kali Duren di Desa Jerukagung, Srumbung bakal diperbaiki.  

 

MUNGKID – Pemkab Magelang mulai memperbaiki Jembatan Kali Duren di Desa Jerukagung, Srumbung. Sebab jembatan tersebut merupakan akses vital warga Lereng Merapi. Pembangunan dimulai sejak 17 Juni 2025 dan ditargetkan rampung dalam enam bulan.

Jembatan Kali Duren menjadi satu dari lima jembatan prioritas yang tahun ini direhabilitasi menyeluruh oleh pemkab, menyusul kerusakan parah dan usia konstruksi yang sudah lapuk. Bahkan, kondisinya sempit, hanya cukup untuk satu kendaraan kecil.

Sementara truk-truk pengangkut material galian C kerap melintas, membuat warga harus antre dan ekstra hati-hati. Penopang jembatan dari besi pun sudah rapuh dan posisinya berada di cekungan curam.

"Kalau malam hari rawan sekali kecelakaan," ujar Kepala Desa Jerukagung Tri Wartanta, Jumat (20/6).

Dia mengatakan, pembangunan ini bukan hanya soal kelancaran aktivitas ekonomi. Tapi juga menyangkut keselamatan warga, apalagi mengingat letaknya yang rawan terdampak aktivitas Gunung Merapi. "Kalau sewaktu-waktu terjadi erupsi, akses ini penting untuk evakuasi," imbuh dia.

Jembatan baru, kata dia, nantinya akan dibangun dengan konstruksi balok beton bertulang (beam bridge) sepanjang tujuh meter, lebar enam meter, dan tinggi empat meter. Anggaran yang digelontorkan dari APBD Kabupaten Magelang mencapai Rp 949 juta.

Harapan warga lereng Gunung Merapi untuk memiliki akses jalan yang lebih aman dan layak mulai terwujud. Dengan perbaikan jembatan ini, masyarakat di kawasan rawan dapat merasakan manfaat langsung: aman, lancar, dan siap menghadapi segala kemungkinan.

Kepala DPUPR Kabupaten Magelang David Rudiyanto menyebut, jembatan Kali Duren merupakan salah satu proyek yang paling mendesak untuk dikerjakan tahun ini.

"Kami prioritaskan yang benar-benar krusial dan menyangkut mobilitas utama warga, terutama yang di wilayah rawan bencana," katanya.

Baca Juga: Harga Cabai Meroket hingga Mencapai Rp 50 Ribu per Kilogram, Dampak Mogok Kerja Sopir Tolak Zero ODOL

Selain Kali Duren, empat jembatan lain juga masuk dalam daftar perbaikan pada tahun anggaran 2025. Di antaranya, Jembatan Sabrang, Borobudur bentang tujuh meter dengan anggaran Rp 962,5 juta. Lalu, Jembatan Mranggen, Srumbung bentang 5,5 meter dengan anggaran Rp 817,5 juta.

Kemudian, Jembatan Kali Gayam, Srumbung bentang tiga meter dengan anggaran Rp 125 juta. Serta pelebaran Jembatan Beran, Bandongan bentang 10 meter dengan anggaran Rp 717,5 juta.

Kelima proyek tersebut, kata dia, menggunakan dana APBD dan menjadi bagian dari upaya Pemkab Magelang untuk memperkuat infrastruktur dasar. Terutama di wilayah rawan bencana dan padat aktivitas ekonomi.

Lantaran keterbatasan anggaran, tidak bisa semua jembatan langsung dikerjakan. "Maka kami fokus ke jembatan yang kondisinya paling mengkhawatirkan," ujar David. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#galian C #Magelang #Srumbung #Gunung Merapi #evakuasi #enam bulan #jembatan #lereng merapi