MAGELANG - Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum istimewa sekaligus refleksi atas berbagai capaian yang berhasil diraih Kota Magelang. Hal itu membuat pemkot semakin meneguhkan komitmen untuk merawat kotanya. Terutama soal toleransi.
Salah satu yang paling membanggakan adalah Kota Magelang berhasil menempati peringkat keempat Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 versi Setara Institute. Raihan prestasi itu naik dua peringkat dari tahun sebelumnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti nyata, bahwa semangat saling menghormati dan kemajemukan telah menjadi kekuatan bagi wilayahnya. Terutama dalam menghapus sekat-sekat perbedaan dan menciptakan kehidupan yang aman, setara, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Karena itu, dia berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Magelang untuk terus menjaga semangat toleransi. "Tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun keyakinan," bebernya di halaman Kantor Pemkot Magelang Minggu (1/6).
Damar mengingatkan, capaian tersebut bukan garis akhir. Melainkan sebagai pengingat dan motivasi untuk terus berbenah meningkatkan kualitas toleransi, sehingga menjadi teladan bagi kota-kota lain di Indonesia.
Hal itu selaras dengan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yan sarat akan makna Pancasila. "Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia, dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong," paparnya. (aya/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita