KEBUMEN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani berpesan agar seluruh CJH tetap menjaga stamina selama di tanah suci. Pesan ini disampaikan terkhusus bagi kelompok lanjut usia (lansia) yang lebih rentan mengalami kendala fisik selama rangkaian ibadah haji.
Lilis meminta tim pendamping haji daerah (TPID) memberikan pelayanan terbaik kepada calon haji. Tim pendamping diminta pro aktif dalam menjamin kebutuhan setiap CJH dari mulai keberangkatan sampai tiba di tanah air.
"Jemaah haji tahun ini sudah banyak yang usia lanjut. Saya minta saling menjaga karena tidak ada pendamping dari keluarga," kata Lilis, saat melepas CJH asal Kebumen di Pendopo Kabumian, Kamis (29/5).
Selain itu, Lilis juga berpesan seluruh CJH dapat bersikap sabar seiring padatnya jumlah jemaah yang datang di tanah suci. Kondisi ini, kata ia, memungkinkan fasilitas yang tersedia selama rangkaian ibadah haji tidak sesuai harapan.
"Harus sabar, jangan mengeluh capai atau gimana. Takutnya menjadi nggak ikhlas dan sia-sia," ujar Lilis.
Lilis bersyukur, alokasi CJH yang berangkat ke tanah suci tahun ini lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Ia turut berdoa agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar tanpa kendala. "Nikmati semua prosesnya. Harus tetap semangat, biarpun sudah lanjut usia," katanya.
Hingga Kamis siang, dua Kelompok Terbang (Kloter) CJH asal Kebumen telah diberangkatkan menuju asrama haji Donohudan, Solo. Masing-masing Kloter 91 dan 92. Sisanya tiga kloter lain yakni, Kloter 93, 94 dan 95 berangkat pada Jumat, 30 Mei 2025. Adapun total CJH asal Kebumen yang naik haji tahun ini sebanyak 1.499 orang.
Salah satu CJH Gunoto mengungkap rasa syukur penantian 13 tahun untuk pergi ibadah haji akhirnya terwujud. Pria asal Desa Kedungwaru, Kecamatan Karangsambung itu akan pergi haji bersama istrinya dari hasil menabung selama bekerja di salah satu BUMN.
"Nikmat yang tidak bisa saya kufuri. Sampai sekarang masih diberi sehat untuk pergi haji," ungkapnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo