PURWOREJO - Tiga rumah di Desa Pakisarum, Kecamatan Bruno porak-poranda usai tertimpa longsor pada Kamis (15/5/2025) sore.
Peristiwa longsor ini terjadi tak lama setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Dari laporan yang masuk ke BPBD Purworejo, meski tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah milik warga rusak berat akibat tertimbun material longsor.
"Tim kami sudah meluncur ke lokasi untuk monitoring dan asesmen," jelas Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Purworejo Sutijoso Brahmanto, Jumat (16/5/2025).
Peristiwa tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 17.45. Beruntung sebelum longsor hebat terjadi warga sekitar lebih dulu menyelamatkan diri, sehingga tidak timbul korban jiwa.
Adapun rumah warga yang rusak tertimbun longsor, yakni rumah milik Warso, 60, Hadi, 53, dan Budiman, 45.
"Warga terdampak tinggal sementara di lokasi aman. Kami juga fokus penanganan darurat," ungkapnya.
Brahmanto menjelaskan, wilayah di sekitar titik longsor saat ini memang merupakan zona rawan longsor.
Kondisi tersebut karena kontur tanah masuk kategori labil. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada terhadap ancaman longsor.
Terlebih ketika memasuki musim penghujan. "Kenapa mitigasi ini penting, untuk mengurangi risiko dan dampak bencana," jelasnya.
Selain tiga rumah warga rusak, peristiwa ini juga mengakibatkan jalan penghubung di desa tersebut lumpuh total karena ikut tertimbun longsor.
Saat ini petugas BPBD dibantu TNI-Polri bersama relawan masih berjibaku membuka akses jalan dengan membersihkan meterial longsor.
"Jalan di dusun itu juga terkena longsor. Secepatnya ditangani bareng warga sekitar," jelasnya. (fid/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita