PURWOREJO - Wakil Ketua DPRD Purworejo Fran Suharmaji mengaku prihatin melihat insiden kecelakaan maut di turunan Kalijambe. Dia pun meminta ada penanganan secara komprehensif agar kecelakaan fatal tak kembali terulang.
Bagi Fran, kasus kecelakaan di turunan Kalijambe hingga menyebabkan 12 nyawa melayang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pemerintah bersama institusi terkait diminta perlu mencari solusi jitu untuk menekan angka kecelakaan di perbatasan Purworejo-Magelang tersebut.
"Ternyata baru satu minggu, kemarin sudah ada kecelakaan lagi. Nah ini harus menjadi catatan. Bagaimana penanganan secara menyeluruh," jelas Fran, Rabu (14/5).
Fran mengatakan, kecelakaan maut di turunan Kalijambe mestinya bisa dihindari, jika pemerintah peka terhadap persoalan yang terjadi. Apalagi jalur tersebut merupakan zona merah kecelakaan, bahkan tak sedikit kasus kecelakaan di sana berujung korban jiwa.
"Kami sudah ke lokasi dan akan mendorong. Apapun bentuknya, misal rekomendasi dan sebagainya," ucapnya.
Fran bercerita, sedari dulu jauh sebelum duduk di kursi DPRD, dia sudah sempat mengeluhkan kondisi di turunan Kalijambe. Kala itu dia juga pernah menyampaikan ke pejabat daerah agar segera ada penanganan serius.
Namun keluhan yang dirasakan hingga kini justru belum ada penyelesaian. "Jane yo piye. Ora ono kata terlambat. (tidak ada kata terlambat). Dari dulu saya kritis soal turunan Kalijambe. Paling tidak, daerah itu koordinasi dengan pemerintah provinsi atau pusat," ungkapnya.
Dia menyatakan, banyaknya angka kecelakaan di turunan Kalijambe menunjukkan tidak adanya sistem pencegahan. Kontur jalan yang menurun curam sejauh ini juga belum dilengkapi jalur darurat.
Di lain sisi perlu juga ada perbaikan konstruksi jalan untuk menghindari kendaraan mogok dari arah bawah. "Dari atas bisa adopsi jalur darurat seperti di jalan tol itu. Terus dari bawah dibuat agak landai biar sopir tidak kerepotan. Dipastikan juga tonase dan kelaikan kendaraan," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Muhaimin. Dia meminta penanganan jalur Purworejo-Magelang tepatnya di turunan Kalijambe menjadi skala prioritas.
Dia mendorong agar instansi lintas sektoral segera membentuk satuan tugas untuk mengurai persoalan di turunan Kalijambe.
Menurut Muhaimain, keselamatan masyarakat tidak bisa ditawar. Dia tak ingin kecelakaan maut terulang, hanya gegara tidak ada penanganan serius dari pemerintah. "Saya minta tolong ini jadi prioritas, karena sudah terlalu banyak korban yang jatuh di jalur ini," ungkapnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo