MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meninjau lokasi kebakaran di Kampung Karang Lor RT I, RW XIV, Rejowinangun Selatan, Magelang Selatan yang terjadi pada Rabu (30/4). Damar ingin, ada dana bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan. Sehingga dia meminta agar masyarakat tidak khawatir.
"Kita awasi bareng agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan," kata Damar di sela tinjauan, Selasa (6/5).
Dana bantuan diberikan kepada para korban berasal dari Baznas Kota Magelang sebesar Rp 13 juta dan dana kemanusiaan PMI Kota Magelang Rp 5 juta. Bantuan diberikan untuk lima kepala keluarga (KK) yang rumahnya terdampak kebakaran. Yakni Mulyono, Chandra, Budi Lestari, Bagus Wicaksono, dan Supriyatno.
Damar mengapresiasi jajarannya, juga masyarakat setempat, yang sigap sehingga musibah kebakaran segera tertangani dan tidak ada korban jiwa. Selain memberikan bantuan materiil, Damar juga memberikan dukungan moral agar para korban tetap bersemangat.
Demikian juga kepada masyarakat agar saling membantu, guyup rukun, tidak saling berselisih. "Bantuan yang disalurkan ini, saya lihat tadi (jumlahnya) cukup untuk membangun kembali. Saya harap, camat dan lurah, juga RT dan RW bisa bekerja sama, memastikan tempat tinggal yang baru nanti tetap layak huni," ujarnya.
Tidak lupa, Damar berpesan agar masyarakat agar waspada terhadap ancaman kebakaran dengan melakukan tindakan pencegahan. Seperti mematikan dan mencabut kabel listrik di rumah saat tidak digunakan serta tidak meninggalkan peralatan listrik dalam keadaan menyala.
"Mitigasi ini sangat penting, terutama mengingat kondisi pemukiman di Kota Magelang yang cenderung padat, ditambah cuaca panas akhir-akhir ini," kata Damar.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Magelang Machbub Yani Arfian menjelaskan, musibah kebakaran terjadi pada Rabu (30/4) sekitar pukul 07.00. Saat ini, sebagian penghuni rumah terdampak tinggal sementara di rumah susun sewa (rusunawa) milik Pemkot Magelang.
"Meskipun demikian tidak ada korban jiwa, dan sebagian barang-barang bisa diselamatkan. Kami langsung menuju lokasi, mengamankan jiwa," katanya.
Saat kejadian, kata Machbub, BPBD dan dinsos memberikan bantuan untuk kebutuhan pribadi para korban. Kemudian dari disperkim sudah menyediakan tempat tinggal sementara di rumah susun sewa (rusunawa) Tidar sebagai tempat tinggal sementara," imbuhnya.
Lurah Rejowinangun Selatan Rahmadi berterima kasih atas bantuan yang diberikan dari pemkot, baznas, PMI, CSR, dan pihak lain. Dia berharap, bantuan tersebut bisa digunakan sebagaimana mestinya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo