Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Satu Santri Dirujuk ke RSUP Sardjito Pascatragedi Tembok Runtuh di Gontor: Total Delapan Santri Masih Dirawat, Empat Meninggal Dunia

Naila Nihayah • Senin, 28 April 2025 | 03:16 WIB

 

PROSES EVAKUASI: Tim SAR Gabungan berupaya melakukan evakuasi terhadap santri yang tertimpa reruntuhan tembok kolam penampungan air.
PROSES EVAKUASI: Tim SAR Gabungan berupaya melakukan evakuasi terhadap santri yang tertimpa reruntuhan tembok kolam penampungan air.

MUNGKID - Tujuh santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam Magelang yang tertimpa reruntuhan tembok penampungan air, masih dirawat di RSUD Merah Putih.

Selain itu, ada satu santri yang dirujuk ke RSUP dr Sardjito karena harus mendapat perawatan lebih intensif.

Direktur RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang Leli Puspitowati mengutarakan, total ada 29 santri yang dilarikan ke rumah sakit pascatragedi pada Jumat (25/4/2025) lalu.

Empat di antaranya meninggal dunia. Lalu, ada belasan santri yang sudah diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan.

Kini, masih ada tujuh santri yang menjalani rawat inap di RSUD Merah Putih.

"Ada satu (santri) yang kami rujuk ke (RSUP) dr Sardjito. Sisanya ada 17 (santri) yang boleh pulang (pada Jumat), jadi tidak dirawat inap karena luka ringan saja," ujarnya, Minggu (27/4/2025).

Dia mengatakan, dari tujuh santri yang rawat inap, empat di antaranya menjalani operasi pada Sabtu (26/4/2025) karena mengalami patah tulang kaki dan tangan.

Lalu, ada satu santri yang harus diobservasi. Kemudian, ada seorang santri lagi yang mengalami cedera kepala ringan, tapi kondisinya sudah membaik.

Sementara jenazah santri yang meninggal, lanjut Leli, sudah diserahkan langsung kepada pihak keluarga.

Dia mengatakan, seluruh biaya perawatan pasiennya, akan ditanggung oleh Pemkab Magelang.

"Ada yang BPJS aktif, tapi ada beberapa yang tidak mempunyai BPJS. Kebijakan dari bupati, untuk yang tidak punya BPJS, nanti biayanya ditnggung oleh pemerintah daerah," katanya. (aya/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pondok pesantren #Bencana Alam #Tertimpa Reruntuhan #Pondok Gontor #santri meninggal dunia #penampungan air