Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ratusan Umat Katolik Ikut Doakan Paus Fransiskus saat Misa Requiem di Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang

Naila Nihayah • Kamis, 24 April 2025 | 03:43 WIB
KHUSYUK: Ratusan umat Katolik memanjatkan doa untuk Paus Frasiskus di Gereja Santo Ignatius Kota Magelang, Rabu malam (23/4).
KHUSYUK: Ratusan umat Katolik memanjatkan doa untuk Paus Frasiskus di Gereja Santo Ignatius Kota Magelang, Rabu malam (23/4).


MAGELANG - Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang menggelar perayaan Ekaristi Requiem untuk mendoakan keselamatan jiwa Paus Fransiskus, Rabu malam (23/4). Ratusan umat Katolik hadir dan berpartisipasi dalam Misa Requiem tersebut. Beberapa dari mereka turut membawa potret diri Bapa Suci Paus Fransiskus.

Ibadah Misa Requiem tersebut dimulai tepat pukul 18.00. Area altar gereja dihiasi lilin dengan foto Paus Fransiskus. Itu sebagai bentuk duka mendalam sekaligus mengenang sosoknya. Untuk diketahui, Paus Fransiskus berpulang pada Senin (21/4) pukul 07.35 waktu Roma dalam usia 88 tahun.
Baca Juga: Dinkes Sleman Selenggarakan Pemeriksaan HPV DNA Gratis, Sasar 100 Perempuan Usia Produktif yang Sudah Menikah

Ketua Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang FX Alip Suwito mengutarakan, misa requiem ini dikhususkan untuk mendoakan Bapa Suci Paus Fransiskus. "Kami umat Katolik di seluruh dunia berduka cita dan kaget karena Bapa Suci sebelumnya hadir di tengah umat dan memberikan berkah untuk perayaan Paskah, telah berpulang," ujarnya usai misa.

Dia mengatakan, meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, tapi Paus Fransiskus tetap memberikan semangat kepada umat Katolik. Terutama dalam menjalani peziarahan karena sepanjang 2025 ini dipersembahkan khusus sebagai tahun Yubileum pada sebuah peziarahan yang penuh harapan.
Baca Juga: UGM Buka Suara soal Laki-Laki yang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Sebut Muhammad Nastain Bukan Mahasiswa S3, Hanya Alumni Program S2

Untuk itulah, masing-masing gereja paroki di wilayah Keuskupan Agung Semarang menggelar misa requiem sebagai upaya mengenang dan mendoakan jiwa Bapa Suci Paus Fransiskus. Pada Jumat (25/4) mendatang, Kevikepan Kedu juga bakal menggelar misa Indulgensi Yubileum 2025 dan peringatan wafat Paus Fransiskus.

Dalam misa ini, Alip juga menyampaikan khutbah terkait surat wasiat yang ditulis Paus Fansiskus pada 9 Juni 2022 lalu. Surat tersebut, kata dia, nampaknya bisa menjadi bagian yang penting bagi umat Katolik karena telah menyiapkan segala sesuatunya saat dipanggil Tuhan.
 
Baca Juga: Sambal Pecak Mbakayune Seyegan: Nikmati Liwetan Sunda dengan Sambal Pecak yang Menggoyang Lidah

Dia berharap, pemilihan Bapa Suci selanjutnya bisa melanjutkan perjuangan Paus Fransiskus. Termasuk soal kesederhanaan. "Harapannya ini diteruskan supaya gereja juga semakin berkembang menyesuaikann zamannya," lontarnya.

Sementara itu, Vikaris Yudisial Keuskupan Bandung Pastor Martinus Herry Wahyu Adiyanto, Pr mengaku pernah berinteraksi dengan Paus Fransiskus saat menempuh studi di Roma. "Beliau (Paus Fransiskus) sungguh orang yang rendah hati dan mau dekat dengan semua orang, termasuk kami para imam," paparnya. (aya)
 
 
 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Bapa Suci #paus fransiskus #Ketua Gereja #surat wasiat #pastor #Umat Katolik #Keuskupan agung Semarang #Kota Magelang #Gereja Paroki Santo Ignatius #Misa Requiem #perayaan