Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ramai Spanduk Tolak Kremasi Murdaya Poo, Warga Borobudur Diminta Gawa Rasa 

Naila Nihayah • Jumat, 18 April 2025 | 00:37 WIB

PASANG SPANDUK: Warga Ngaran II memasang spanduk penolakan rencana kremasi di beberapa titik.
PASANG SPANDUK: Warga Ngaran II memasang spanduk penolakan rencana kremasi di beberapa titik.




MUNGKID - Pemerintah Kecamatan Borobudur menyayangkan adanya pemasangan spanduk di beberapa titik yang menolak rencana kremasi terhadap mendiang Murdaya Widyawimarta Poo di Dusun Ngaran II, Borobudur. Sebab hal itu dapat menuai pro dan kontra, mengingat belum ada kesepakatan bersama soal rencana tersebut.

Camat Borobudur Subiyanto turut menyayangkan adanya pemasangan spanduk itu. Sehingga dia telah berpesan kepada dusun untuk melepas beberapa spanduk yang dipasang. "Karena kita masih berproses (mencari kesepakatan bersama)," bebernya, Kamis (17/4).

Baca Juga: Muncul Siklon Tropis Errol, BMKG Yogyakarta Prediksi Sejumlah Wilayah Diterpa Cuaca Buruk

Dia juga menyinggung soal rapat koordinasi antara pemkab dengan pihak terkait. "Dari awal, kita sudah ada kesepakatan dengan pak bupati untuk gawa rasa (membawa perasaan) dan itu (spanduk penolakan) tidak gawa rasa," imbuh dia.

Subiyanto meminta agar seluruh warga Borobudur, khususnya Dusun Ngaran II untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah. Termasuk tidak memasang spanduk yang memicu adanya pro dan kontra. Selain itu, dia meminta agar keputusan yang diambil, didasarkan pada musyawarah bersama.

Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Lyon Europa League Jumat 18 April Kick Off 02.00, Akankah Setan Merah ke Semifinal?

Saat disinggung soal usulan lokasi kremasi di Bukit Dagi, kompleks Candi Borobudur Borobudur, kata dia, itu bisa menjadi salah satu alternatif. "Ketika tidak ketemu di lokasi awal, kan, ada beberapa alternatif. Tapi, yang jelas nanti ketemunya (lokasi) adalah sesuai kesepakatan bersama," ujarnya.

Selain itu, Subiyanto berharap, agar warga menjadi tuan rumah yang baik. Artinya, warga bisa melayani dengan baik dan tidak memberikan kesan negatif kepada tamu maupun keluarga yang berduka. "Artinya kita fasilitasi semuanya dengan baik," sambung dia.

Baca Juga: Prediksi Lazio vs Bodo/Glimt Europa League Jumat 18 April Kick Off 02.00, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Seorang warga Ngaran II, Borobudur Utoyo menyebut, tidak mengetahui secara pasti pemasangan spanduk tersebut. "Kalau ada yang minta itu (spanduk) dilepas, ya, dilepas saja. Tapi, kami juga mohon yang pihak sana (persiapan kremasi) yang sudah dipasang, dibongkar," ucapnya.

Dia maupun warga Dusun Ngaran II meminta agar sebelum ada kesepakatan bersama, tidak melakukan pendirian apapun di area persawahan. Meskipun lahan itu milik keluarga. Dengan begitu, antara warga maupun keluarga, tidak terjadi kontra. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Borobudur #Spanduk #kremasi #Magelang #camat #ramai #Dusun Ngaran II borobudur #Murdaya Poo