KEBUMEN - Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa atau PDAM Kebumen memastikan layanan ketersediaan air bersih tak terganggu selama periode libur Lebaran 2025. Petugas piket telah disiagakan secara bergilir guna antisipasi terjadinya gangguan.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Zein Mustain mengatakan, saat ini sudah terbentuk Pasukan Air Lancar (PAL) untuk menjamin ketersediaan air bersih selama libur lebaran. PAL ini akan menjadi garda terdepan jika layanan air bersih terjadi gangguan. "Sudah kami bentuk tim reaksi cepat. Nanti ada monitoring dibagi per regu piket," ucapnya, saat gelar Pasukan Air Lancar, Kamis (27/3).
Baca Juga: BPJS Kesehatan Berikan Rasa Aman Bagi Para Pensiunan
Zein menerangkan, kebutuhan air bersih selama libur lebaran dipastikan naik. Oleh karena itu, PDAM Kebumen sebagai perusahaan di bidang layanan perlu memetakan berbagai potensi gangguan. Dia menyebut, PAL nantinya akan bertugas secara bergilir 24 jam nonstop.
Lebih lanjut, sebagai bentuk optimalisasi layanan pihaknya juga membuka kanal aduan. Dari sini masyarakat dapat memberikan berbagai masukan atau laporan jika terjadi kendala distribusi air bersih. "Kami ingin, masyarakat yang terbiasa di kota itu enak, air terjamin. Di sini begitu pulang kampung, kami ingin menjaga itu," bebernya.
Zein mengatakan, PDAM Perusahaan terus berkomitmen memberikan optimalisasi pelayanan terhadap masyarakat. Dengan memperhatiakan beberapa indikator, meliputi Rencana Bisnis (RB), Air Tidak Berekening (ATR), Efisiensi Energi (EE), Rasio Operasi (RO), Kontinuitas Air (KA), dan Kualitas Air (KuA).
Baca Juga: Ubah Image Borobudur Bukan di Jogja tapi Magelang, Gandeng Komunitas Kesenian hingga Periksa Andong
Zein tak memungkiri masih ada tantangan yang dihadapi pada tahun 2024. Yakni belum meratanya sambungan air PDAM ke seluruh kecamatan. Pihaknya pun menarget reliasasi pemasangan sambungan rumah baru di tahun ini mampu mencapai 40 ribu pelanggan.
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menekankan pentingnya PDAM sebagai perusahaan daerah mengedepankan optimalisasi pelayanan. Dia juga mengingatkan agar tidak terjadi kebocoran dari sisi jaringan maupun kebocoran pendapatan. Lebih dari itu, Zaeni PDAM dinilai perlu mengutamakan profesionalisme agar lebih berdaya saing. "Jangan abaikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Potensi gangguan harus dijaga supaya tidak terjadi kebocoran sana-sini," ungkapnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo