MAGELANG - Warga dari berbagai daerah tumpah ruah di kompleks Rindam IV Diponegoro, Kota Magelang.
Mereka berburu jajanan yang digunakan sebagai pelengkap buka puasa. Ada berbagai jajanan, baik tradisional maupun modern.
Pantauan Radar Jogja di lokasi, kalangan pemuda-pemudi maupun keluarga kecil memadati tiap stand.
Tak sedikit pula yang memborong aneka jajanan. Itu terlihat dari kedua tangan mereka yang menenteng palstik kresek berisi jajanan.
Salah satu panitia Intan mengatakan, Kampung Ramadan di kompleks Rindam IV Diponegoro berlangsung saban tahun mulai pukul 14.00 hingga malam hari.
Kegiatan tersebut merangkul ratusan pelaku UMKM di Kota Magelang dan sekitarnya.
Terlebih, Kampung Kuliner terletak dalam satu kompleks Rindam IV Diponegoro yang menjadi spot untuk berolahraga.
Dia berharap, dengan adanya Kampung Ramadan ini dapat meningkatkan perekonomian pelaku UMKM.
"Banyak dari mereka yang merasa bersyukur karena bisa mendapatkan penghasilan dari agenda tahunan ini," jelasnya.
Sementara itu, seorang pedagang donat Ihsan Rusdana mengatakan, baru kali ini berjualan di Kampung Ramadan.
Dia bersyukur, tingkat penjualan donatnya meningkat tajam setelah sembilan hari berjualan.
Hanya, dia tidak menyebut omzet yang diperolehnya setiap hari.
Dia menilai, Kampung Ramadan tahun ini sangat ramai karena menjadi jujugan warga dari berbagai daerah untuk mencari jajanan berbuka puasa.
"Sebetulnya ada dua titik keramaian, di alun-alun sama di sini. Tapi, paling ramai, ya, di sini. Apalagi kalau nggak hujan, semua pedagang bahagia," lontarnya.
Warga Secang Dihqi Alif mengaku, datang ke Kampung Ramadan untuk mencari sajian pelengkap berbuka puasa.
Menurutnya, aneka jajanan yang ditawarkan di Kampung Ramadan di Rindam IV Diponegoro sangat lengkap.
"Ramai banget. Jadi, ke sininya sore jam 15.00 atau setelah Magrib, biar nggak ramai," sebutnya. (aya/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita