MAGELANG - Jam operasional pusat kuliner Tuin Van Java (TVJ) di Alun-Alun Kota Magelang mengalami perubahan selama Ramadan.
Selter kuliner itu akan dibuka mulai sore hingga malam hari. Perubahan jam operasional itu memang sudah dilakukan saban Ramadan.
Saat pagi hingga siang hari, kursi di TVJ ditata terbalik di atas meja. Hanya sedikit kursi yang diturunkan dan diletakkan semestinya.
Itu untuk memfasilitasi para pejalan kaki atau pengunjung yang hendak beristirahat sejenak.
Baca Juga: Pasora Kedungpuji Hadirkan 80 Stand Kuliner, 15 Tahun Tradisi Pasar Sore Ramadan untuk Pemberdayaan Ekonomi
Ketua Paguyuban PKL TVJ Alun-Alun Kota Magelang Sugiyarto mengatakan, selama Ramadan ini, ada aturan baru terkait jam operasional para pedagang di alun-alun.
"Bukanya mulai pukul 15.00 sampai malam. Tapi, mereka sudah siap-siap pukul 14.00," ujarnya, Minggu (2/3/2025) malam.
Dia menyebut, di hari biasa, ada dua sif yang diberlakukan kepada ratusan pedagang TVJ.
Sif pertama mulai pukul 04.00 hingga 15.00 dan sif kedua pukul 16.00 hingga 04.00. Hanya, mereka biasa membuka lapak pukul 08.00 untuk sif pertama dan sif kedua akan tutup saat dagangannya habis.
Baca Juga: Manajemen PSIM Jogja Buka Suara terkait Nasib Rafinha Musim Depan, Sudah Di-lock tapi...
Jam operasional itu, praktis berubah saat Ramadan. Para pedagang dari kedua sif tersebut memberlakukan sistem dua hari berdagang dan dua hari libur.
Kebijakan itu diambil berdasarkan kesepakatan bersama setiap tahunnya agar seluruh pedagang bisa berjualan.
"Ketika kami tawarkan, pedagang mintanya dua hari libur, dua hari jualan seperti tahun-tahun sebelumnya. Itu (jam operasional) berlaku mulai kemarin awal puasa," katanya.
Baca Juga: Komunitas PCX Ramaikan Gelaran Regional Public Launching New Honda PCX 160
Dia mencatat, saat ini, ada lebih dari 130 pedagang yang berdagang di TVJ. Jadwal tersebut, lanjut dia, terus dilakukan secara bergantian dan sudah berjalan selama lima tahun ini.
Sebetulnya, Pemkot Magelang memberi kebebasan soal jam operasional, namun para pedagang sepakat untuk menerapkan sistem tersebut.
"Harapannya Ramadan tahun ini semakin ramai," lanjutnya. (aya/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita