Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan selama Ramadan, Ada Perubahan Menu hingga Pakai Kantong

Naila Nihayah • Kamis, 27 Februari 2025 | 22:16 WIB
SIAPKAN MENU: Sejumlah pekerja di SPPG Kota Magelang menyiapkan menu makan siang bergizi.
SIAPKAN MENU: Sejumlah pekerja di SPPG Kota Magelang menyiapkan menu makan siang bergizi.

MAGELANG – Program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan. Hanya saja, ada perubahan menu, mekanisme, frekuensi, dan alur pendistribusian paket MBG. Nantinya, MBG bakal didistribusikan selama 14 hari efektif sekolah, mulai 6 hingga 25 Maret 2025.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang M Rauuf Oktavian Nur mengutarakan, mekanisme dan frekuensi distribusi paket MBG akan berubah selama bulan Ramadan. "Sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN), kami sudah menyiapkan beberapa menu, seperti susu, buah, telur rebus, atau olahan kering lain," paparnya, Kamis (27/2/2025).

Nantinya, kata dia, olahan menu yang disajikan, hanya dalam bentuk kering. Sehingga menunya akan bertahan hingga waktu berbuka puasa. Dengan begitu, paket MBG tersebut dapat dibawa pulang oleh siswa. 

Sekitar pukul 09.00, petugas akan melakukan pengiriman paket MBG secara bertahap dan paralel ke sekolah. Berbeda dengan hari biasa, kemasan yang digunakan pun akan diganti dengan ecofriendly maupun kantong totebag.

Kantong tersebut akan disediakan oleh SPPG dan siswa bisa membawa wadah makanan sendiri dari rumah. Sebab kantong tersebut bakal kembali diambil oleh petugas setelah tiga jam pendistribusian atau sesuai waktu yang disepakati. 

Rauuf mengatakan, setiap hari menu yang disajikan pun berbeda. Meski dalam bentuk olehan kering, namun dia menjamin angka kecukupan gizi (AKG) terpenuhi. "Nanti pasti dihitung lagi. Kan kebutuhan kalori saat puasa berbeda dibanding hari biasa," lontarnya. 

Dia mencontohkan, beberapa menu yang bisa dikreasikan seperti roti, telur ayam rebus, susu, kurma, dan buah. Rauuf juga bakal membuat rotasi menu yang akan disajikan selama 10 hari sembari menghitung-hitung AKG yang tepat untuk masing-masing tingkatan sekolah. 

Ditemui terpisah, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, selama Ramadan, paket menu MBG tidak seperti hari biasa. Melainkan menu kering dan tahan lama. "Yang puasa bisa dimakan saat buka. Yang tidak puasa, dimakan diam-diam atau sembunyi-sembunyi," lontarnya.

Selama Ramadan, paket menu MBG juga tidak disajikan dalam wadah makan berbahan stainless steel seperti biasa. Namun, menggunakan kantong totebag. SPPG akan menyediakan kantong tersebut dan dikembalikan setelah selesai. Sehingga tidak menimbulkan sampah baru. 

Dia menjelaskan, pemerintah juga terus mengupayakan agar pemenuhan gizi dapat dirasakan oleh seluruh generasi anak-anak di Indonesia. Adapun anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program tersebut, kata Dadan, diharapkan mampu memicu meningkatnya sirkulasi ekonomi di daerah. Karena melibatkan para petani, hingga pengusaha lokal. Dadan berharap, program ini dapat didukung oleh para kepala daerah. (aya)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Mbg #Makan Bergizi Gratis #selama ramadhan #totebag #Kota Magelang