Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kepala Daerah PDIP Akhirnya Bergabung Retret di Magelang: Setelah Penundaan Tiga Hari Usai Instruksi Ketum Megawati

Naila Nihayah • Selasa, 25 Februari 2025 | 05:40 WIB
SIAP RETRET: Kepala daerah dari kader PDIP sudah berada di lokasi retret, Senin (24/2/2025).
SIAP RETRET: Kepala daerah dari kader PDIP sudah berada di lokasi retret, Senin (24/2/2025).

MAGELANG - Setelah absen selama tiga hari, puluhan kepala daerah (kada) dari kader PDIP sudah tiba di lokasi retret, di kompleks Borobudur International Golf & Country Club, Senin (24/2/2025).

Mereka kompak mengenakan setelan kemeja putih dan celana hitam panjang.

Sebelum menuju lokasi retret, mereka berkumpul di salah satu kafe di Kota Magelang. Namun, pertemuan itu dilangsungkan tertutup.

Beberapa menit kemudian, mereka menuju Borobudur International Golf & Country Club dan tiba pukul 13.10.

Kedatangannya pun disambut oleh Wamendagri Bima Arya Sugiarto.

Beberapa yang nampak adalah Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, dan lainnya. Mereka masih memutuskan untuk bergabung mengikuti retret di Lembah Tidar.

Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung mengutarakan, hari ini dirinya bersama puluhan kada lain mulai mengikuti retret.

"Kenapa baru hari ini? Tentunya saya tidak perlu menjelaskan apa-apa, tetapi apapun saya tetap berkomunikasi dengan Ibu Megawati dan juga DPP partai (PDIP)," katanya.

Baca Juga: Menu MBG Banyak Dikeluhkan karena Kurang Bervariasi, di Kulon Progo Nasi Diganti dengan Mi Goreng

Dia menyebut, bergabungnya para peserta retret ini menjadi keputusan bersama antara PDIP dengan kada.

Selain itu, mereka juga mempertimbangkan banyak hal usai mendapat instruksi dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menunda pemberangkatan retret.

Meski sudah banyak memasuki lokasi retret, lanjut dia, masih ada kada dari PDIP yang belum menyusul.

Hanya saja, dia enggan menyebutnya. "Ya, intinya yang belum mungkin hanya tinggal satu provinsi, tambah satu orang. Tapi, yang lain sudah," sebutnya.

Baca Juga: BI DIY Dorong Kerja Sama Sektor Pertanian untuk Program MBG: Minimalisasi Dampak Efisiensi Anggaran Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Namun, dia mengatakan, berdasarkan pernyataan dari Mendagri dan Wamendagri, kada yang berhalangan hadir dapat mengutus wakil kada atau sekretaris daerah untuk menggantikannya.

"(Pak Koster sudah masuk?) Pak Koster? Ya, nanti dilihat saja," imbuh dia.

Dalam kesempatan itu, Pramono mengucapkan terima kasih kepada panitia, terutama Mendagri karena telah bersabar menunggu kedatangan para kada.

Dia sebagai gubernur Jakarta pun, telah menitipkan tugasnya kepada Rano Karno agar tetap gaspol menjalankan pemerintahan.

Baca Juga: Dampak dari Alih Fungsi Lahan, Target Cetak Sawah Baru di Kulon Progo Mengalami Penurunan

"Pasukan biru, pasukan orange, pasukan hijau, dan pasukan kuning, mereka tetap mempersiapkan karena bagaimanapun itulah yang diharapkan oleh masyarakat. Terutama saya pribadi oleh rakyat Jakarta," lontarnya.

Saat disinggung soal pencabutan Instruksi Harian Ketua Umum Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 tentang penundaan retret, dia tidak menjawabnya secara gamblang.

"Surat itu kewenangan sepenuhnya Ibu Megawati dan DPP partai (PDIP). Tetapi kami komunikasi dengan seluruh DPP yang ada," sambungnya.

Baca Juga: Kementerian PPPA RI Gandeng Swasta Asah Keterampilan Warga Binaan Lapas Perempuan di Gunungkidul, Turut Dibekali Penguatan Mental

Dia mengaku, meski terlambat mengikuti retret, para kada sudah berkomunikasi dengan Mendagri dan menteri lain.

"Kalau sudah sampai sini, kan, komunikasinya baik-baik aja. Bahwa ada hal yang perlu dipersiapkan, ya. Inilah bagian proses politik yang harus ditangani bersama-sama," kata dia.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyebut, seluruh kada dari kader PDIP sudah menyusul retret di Magelang.

"Kecuali (kada di provinsi) Bali. Nggak tahu (alasannya). Mereka masih di Yogyakarta," urainya.

Baca Juga: Keliling Kota Naik Motor, Wali Kota Hasto Wardoyo Langsung Kerja Tangani Sampah di Kota Yogya

Saat ditanya soal sertifikat kepesertaan yang bakal diperoleh hanya tercantum 'telah mengikuti retret', dia tidak mempermasalahkan itu.

Sebab, untuk menjalankan pemerintahan tidak dilihat dari sertifikat kelulusan. "Secara syarat formal sudah di KPU," sambungnya.

Dia pun siap mengikuti rangkaian kegiatan retret. Meski sudah tertinggal materi dari Lemhannas dan Menteri Keuangan, dia menyebut, sudah mendapat bahan materi yang telah dikirimkan.

Sehingga Masinton bisa mendalaminya lewat materi tersebut. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pramono anung #Magelang #megawati #kepala daerah #PDIP #ketum pdi perjuangan #Retret #PDI Perjuanagan