MAGELANG - Pemerintah tengah bersiap untuk menyelenggarakan retret atau pembekalan bagi kepala daerah hasil Pilkada 2024.
Rencananya, retret itu bertempat di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, 21-28 Februari 2025.
Sebanyak 505 kepala daerah itu bakal menempati 180 tenda bekas anggota Kabinet Merah Putih.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, Minggu (9/2/2025) telah melihat kesiapan menjelang pelaksanaan retret di Akmil.
"Tanggal 20 Februari, mereka dilantik dan direncanakan tanggal 21 (Februari), para kepala daerah akan tiba di sini (Akmil)," paparnya, Minggu petang (8/2/2025).
Retret tersebut, kata dia, akan berlangsung selama satu pekan dan diikuti oleh seluruh gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, serta wali kota-wakil wali kota se-Indonesia. Sebelumnya, retret itu akan digelar selama dua minggu.
Namun, mengingat ada kebijakan soal efisiensi anggaran, rencana tersebut diurungkan.
Karena itu, kegiatan retret bakal dipadatkan. Terlebih, para kepala daerah itu harus segera bekerja untuk melayani masyarakat.
Saat ditanya soal jumlah anggaran yang digelontorkan untuk retret, dia tidak menyebut detailnya.
Hanya saja, Bima mengatakan, jumlah anggaran itu masih dalam proses penghitungan. Sebab ada beberapa penyesuaian yang dilakukan.
"Kami ingin sehemat mungkin, seefisien mungkin. Nanti angkanya kami sampaikan. Kami masih hitung ulang karena ada beberapa yang kemudian disederhanakan," bebernya.
Bima menambahkan, saat retret di Akmil, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir.
Namun, menyesuaikan dengan agenda Presiden. Nantinya, lanjut dia, mereka akan menempati 180 tenda bekas para Kabinet Merah Putih.
Berbeda dengan para menteri, Bima menyebut, satu tenda bisa dihuni antara dua hingga empat kepala daerah.
Dia pun telah memeriksa tenda tersebut untuk memastikan saluran air, kamar mandi, listrik, dan lainnya.
"Rasanya ini sudah sangat siap. Pak Gubernur (Akmil) yang akan menerima (rombongan)," kata dia.
Baca Juga: Penertiban di Jalan Tanjakan Clongop Gunungkidul, Banyak Pedagang dan Pengendara Tak Patuh Keselamatan
Selain lokasi, dia juga bakal menyusun dan mematangkan konsep acara retret tersebut.
Termasuk materi yang akan disampaikan kepada para kepala daerah. Seperti tugas pokok dan fungsi kepala daerah, Asta Cita, hingga adanya pembekalan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
Pembekalan itu, lanjut Bima, akan mengawali seluruh rangkaian materi tentang ketahanan nasional, wawasan nasional, wawasan nusantara, dan lainnya.
"Mereka akan diajarkan disiplin dan tepat waktu seperti dulu kami menjalani retret di sini," lontarnya.
Baca Juga: Sebanyak 16 Tambang Ilegal Berada di Bantul dan Kulon Progo, Merusak Lingkungan dan Pendapatan Daerah
Sama halnya dengan rombongan retret menteri Kabinet Merah Putih, para kepala daerah bakal disambut oleh para taruna, lengkap dengan prosesinya. Mereka juga bakal masuk di gerbang utama.
Namun, dia belum bisa memastikan terkait rencana berkumpulnya para kepala daerah.
Rencananya, lanjut Bima, para kepala daerah itu akan berkumpul di Istana Kepresidenan Jogja. Hanya saja, dia menyebut, masih ada beberapa lokasi alternatif lain.
"Ini (rencana berkumpul) masih ada beberapa alternatif. Bisa berkumpul dulu di Jogja, atau bisa langsung ke sini. Nanti kami akan matangkan lagi," paparnya. (aya)