PURWOREJO - Selama 2024, ada sebanyak 55 pekerjaan proyek konstruksi di Kabupaten Purworejo. Puluhan proyek tersebut telah diresmikan pada pada Jumat (31/1) di Pendopo Kabupaten Purworejo.
Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti dengan menandatangani sebanyak 17 prasasti dari 56 proyek konstruksi di 2024. Peresmian dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran logo Hari Jadi Purworejo ke-194 dan Kenduri Agung sebagai rangkaian awal peringatan HUT Kabupaten Purworejo.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Suranto menyebutkan, proyek-proyek Kabupaten Purworejo tahun anggaran 2024 berjumlah 55 proyek konstruksi melalui tender dan e-purchasing dengan total Rp 98,1 miliar. "Hari ini proyek yanh diresmikan secara simbolis berjumlah 17 proyek dengan total nilai Rp 46,09 miliar," ungkapnya Jumat (31/1).
Adapun proyek-proyek konstruksi di Kabupaten Purworejo paa 2024 yang telah diresmikan antara lain, rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Gunung Butak (DAK), rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Ngasinan (DAK). Penanganan long segmen ruas Jalan Winong - Girijoyo (DAK), ruas Jalan A. Yani (DAK), ruas Jalan Angkruketip-Ngombol (DAK), ruas Jalan Tambakrejo - Sidomulyo (DAK), ruas Jalan Diponegoro (DAK).
Lalu, peningkatan sistem penyediaan air minum (SPAM) jaringan perpipaan (Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan BP-SPAMS Sumbersari di Desa Ketosari (Kecamatan Bener) dan Desa Kedungpomahan Wetan (Kecamatan Kemiri). Konstruksi bangunan TIC dan panggung pertunjukan (Kolam Renang Artha Tirta - DAK), konstruksi sarana prasarana pustu Cacaban Lor (DAK).
Selanjutnya, pembangunan dan renovasi rumah potong hewan Baledono (DAK), pembangunan dan renovasi rumah potong hewan Kutoarjo (DAK), perbaikan jalan Kelurahan Cangkrep Lor, pengadaan lampu penerangan jalan umum, revitalisasi SMP Negeri 41 Purworejo (DAK), revitalisasi SDN Wonoboyo Kecamatan Ngombol (DAK), dan sebagainya.
Baca Juga: Mazola Siap hadapi Tuan Rumah Borneo FC di Stadion Batakan, Tak Masalah tanpa Cleberson dan Hokky
Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengungkapkan, peresmian secara simbolik tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Yaitu, pelaksanaan proyek-proyek pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo di 2024 sudah selesai.
Pada hakekatnya, pembangunan yang dilaksanakan merupakan hasil dari perencanaan yang sudah sistematis. Perencanaan pembangunan tersebut merupakan representasi dari keinginan masyarakat agar pembangunan terus berjalan yang pada akhirnya berdampak pada pelayanan publik yang semakin baik. "Saya berharap semua proyek pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya," tandas dia. (han)