KEBUMEN - 10 rumah warga Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon tumbang pada Rabu (11/12) sore. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat.
Caman Karangsambung Siti Nuriatun Faoziah menyampaikan, pohon tumbang hingga menimpa rumah warga tak dapat dihindari usai angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00. Saat ini di titik lokasi telah dilakukan upaya evakuasi pohon serta pembersihan meterial secara gotong royong. "Kami terima informasi dari Destana. Sekarang material kerusakan sudah dibersihkan warga bersama destana dan forkompincam," jelasnya, Kamis (12/12).
Faoziah menyebut, dari 10 rumah yang dilaporkan rusak enam di antaranya berada di RW 01 dan sisanya di RW 02 desa setempat. Adapun kondisi kerusakan bervariasi, mulai ringan hingga sedang.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Terima Penghargaan TJSP Kabupaten Sleman 2024
Jika diakumulasi total kerugian materil dari kejadian tersebut mencapai puluhan juta. "Sudah kami asasemen. Kerusakan akibat angin kencang pada bagian atap, dapur dan teras rumah," ucapnya.
Kapolsek Karangsambung Iptu Fuad Inayah mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, 10 rumah rusak akibat cuaca ekstrem ini menambah daftar panjang dampak bencana di wilayah Karangsambung. Ia mengimbau agar masyarakat peduli dengan kondisi sekitar. Termasuk dengan memastikan tidak ada pohon yang berpotensi tumbang ketika terjadi angin kencang. "Warga perlu lebih berhati-hati dan segera memangkas pohon besar di sekitar rumah untuk mencegah kejadian serupa," ujarnya.
Peristiwa pohon tumbang di Desa Kaligending perlu menjadi pengingat pentingnya persiapan dalam menghadapi cuaca ekstrem. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap ancaman bencana seperti banjir dan tanah longsor. "Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi cuaca dari BMKG serta bersiap dengan langkah mitigasi," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo