Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Butuh Lima Jam dan 16 Mobil Damkar untuk Padamkan Api di PT Anugerah Abadi Magelang

Naila Nihayah • Senin, 9 Desember 2024 | 01:21 WIB

 

PENDINGINAN: Personel damkar berupaya memadamkan api yang melalap pabrik garmen di Tempuran, Minggu (8/12/2024).
PENDINGINAN: Personel damkar berupaya memadamkan api yang melalap pabrik garmen di Tempuran, Minggu (8/12/2024).

MUNGKID - Pabrik garmen PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) di Desa Girirejo, Tempuran terbakar pada Minggu (8/12/2024). Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Total ada 16 mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 17.40, api sudah padam dan masih dalam proses pendinginan. Meski hujan deras, tapi tidak berpengaruh terhadap proses pemadaman. Kepulan asap masih terlihat membumbung tinggi, namun sudah berkurang dari sebelumnya.

Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta mengutarakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.15. Lantas, ada 16 armada damkar turun untuk menangani kebakaran hebat tersebut. 13 di antaranya milik damkar kabupaten, sisanya bantuan dari Kota Magelang.

Dia mengaku, belum mengetahui persis penyebab kebakaran hebat itu. Mengingat saat mobil damkar datang ke lokasi, api sudah besar. Namun, dia menduga, sumber api tersebut berasal dari bagian produksi.

Edy mengakui, proses pemadaman tergolong lama karena kesulitan menjangkau sumber air. Mobil damkar harus menempuh sekitar 2 kilometer (km) untuk mendapatkan air. Sehingga membutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk memadamkan api tersebut.

Terlebih, kata dia, api tersebut membakar tumpukan kain sehingga membuatnya semakin membesar dan sulit dipadamkan. "Sementara ini kita baru pendinginan. Butuh waktu sekitar 5 jam untuk memadamkan api yang ada di pabrik tersebut," paparnya di sela pendinginan.

Dia memperkirakan, api tersebut membakar lebih dari 50 persen pabrik. Karena ada beberapa titik yang atapnya ambruk. "Hujan tidak berpengaruh (terhadap pemadaman). Luasannya (yang terbakar) kita belum tahu persis karena kita baru petakan," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol Muhammad Fachrur Rozi mengatakan, untuk memadamkan api itu butuh 16 mobil damkar. "Olah tempat kejadian perkara (TKP) akan kita laksanakan malam ini. Karena saat ini masih dalam proses pendinginan," lontarnya.

Terkait dugaan kebakaran, dia belum bisa menyebut detailnya. Karena saat ini, seluruh pihak tengah fokus untuk proses pendinginan. "Informasi dari HRD yang saya dapat, di dalam sana (pabrik) ada hasil produksi (pakaian sudah jadi) yang akan dikirim besok," sambungnya.

Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Sebab para pekerja tengah libur dan hanya dijaga oleh satpam. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#sumber air #Girirejo #Magelang #tempuran #pabrik garmen #pendinginan #Kebakaran #damkar #AMM