Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kembali Bertugas, Bupati Kebumen Bertemu PKL dan Cek Jembatan Putus

Muhammad Hafied • Selasa, 26 November 2024 | 01:48 WIB
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

 

 

 

 

KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kembali mengamban tugas usai menjalani cuti kampanye Pilkada 2024. Dia mengawali tugas dengan mengumpulkan para pedagang kaki lima (PKL) dan meninjau kondisi jembatan yang runtuh.

 

Di hari pertama aktif sebagai kepala daerah, Arif sengaja bertemu dengan ratusan PKL. Dia ingin membahas kelanjutan soal penataan PKL di seputar Alun-alun Kebumen. Pertemuan antara bupati dan wakil bupati ini berlangsung di Pendopo Kabumian.

 Baca Juga: Lepas Ekspor Kerajinan Senilai Milyaran di Bantul, Budi Santoso Beberkan Tiga Program Fokus Kementrian Perdagangan

Pada kesempatan itu, Arif memastikan seluruh PKL yang telah terdaftar akan menempati bagunan baru seiring selesainya tahap pengerjaan. Dia menjamin 160 PKL yang tadinya membuka lapak di alun-alun tetap diberikan akses untuk berjualan. "Jika ada yang bilang PKL di alun-alun tidak boleh berjualan di Kapal Mendoan itu tidak benar," jelasnya, Senin (25/11).

 

Arif menjelaskan, penempatan PKL alun-alun di tempat baru dilakukan secara bertahap. Sejauh ini jam operasi masih bersifat sementara untuk berjualan pagi hingga siang hari. Dalam waktu dekat para PKL akan diberi ruang untuk berjualan hingga malam hari.

 

Dia juga meminta dinas terkait menindaklanjuti keluhan yang dirasakan para PKL. Arif tak ingin mata pencaharian mereka terganggu akibat karut marut proses penataan PKL. "Memang belum berfungsi semua. Saya pastikan semua PKL terdaftar bakal masuk semua di Kapal Mendoan," ujarnya.

 Baca Juga: Tinjau SPBU Jalan Kaliurang, Menteri Perdagangan Budi Santoso Sebut Kerugian Masyarakat Capai Rp 1,4 Miliar Per Tahun

Sementara itu, Kepala Disperindag KUKM Kebumen Haryono Wahyudi menambahkan, jika ada PKL mengaku tidak dapat kuota tempat berjualan di bangunan baru, bisa jadi PKL tersebut sebelumnya tidak terdaftar sebagai PKL alun-alun. Dia tak memungkiri PKL dan pedagang asongan di alun-alun jumlahnya semakin banyak. Oleh karena itu, perlu dilakukan penataan ulang.

"Penataannya nanti apakah akan di beri tempat di luar alun-alun atau seperti apa? Kemudian pedagang asongan itu bisa dipusatkan dalam satu titik. Secara aturan alun-alun itu tidak boleh untuk berjualan," katanya.

 

Seperti diketahui, Arif Sugiyanto bersama Ristawati Purwaningsih selaku wakil bupati menjalani cuti di luar tanggungan negara selama dua bulan. Arif dan Rista resmi mengambil cuti karena tercatat sebagai kontestan Pilkada 2024. Selain bertemu dengan PKL, di hari pertama kerja pasca cuti Arif juga meninjau kondisi jembatan di Desa Plarangan, Kecamatan Karanganyar yang putus akibat diterjang banjir. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#bupati #alun-alun #kebumen #PKL #Pendopo Kabumian #Arif Sugiyanto #jembatan