PURWOREJO - Polres Purworejo bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kalimiru, Bayan, Purworejo bersinergi untuk mendukung Program Asta Cita Presiden RI Prabowo dan Wapres Gibran. Program tersebut untuk mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan 2028.
Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan olah tanah dan tanam padi di Desa Kalimiru, Bayan, Purworejo pada Selasa (5/11). Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Pemkab Purworejo, Kodim 0708, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri Purworejo. Para pejabat Forkopimda Purworejo bersama-sama turun langsung untuk mengolah tanah dan menanam padi di sawah milik warga.
Kapolres Purworejo AKBP Edy Bagus Sumantri menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden. Yaitu, kepolisian ikut serta dalam hal ketahanan pangan. "Tadi kami secara simbolis sudah melaksanakan tanam benih padi, memupuk tanaman, dan mentraktor lahan sawah," ujarnya Selasa (5/11).
Untuk mensupport ketahanan pangan, kata AKBP Edy, Polres Purworejo juga memberikan bantuan berupa bibit padi jenis Impari 32 untuk 212 hektar sawah di Desa Kalimiru. Kemudian, Polres Purworejo juga memberikan bantuan pupuk organik sebanyak 1 ton kepada petani di Desa Kalimiru.
Kades Kalimiru Agung Yuli Priatmoko sangat berterima kasih kepada Polres Purworejo yang telah mendukung dan bersinergi untuk mengantisipasi krisis pangan akibat cuaca yang tak pasti. "Kami berharap, dengan sinergi ini bisa mewujudkan target swasembada pangan 2028," sebut dia.
Dikatakan, petani di desanya sangat kompak untuk mengoptimalkan lahan pertanian. Yaitu, sebagai upaya untuk mencegah krisis pangan dan alih fungsi lahan. "Kami menerapkan slogan 'tidur orangnya, jangan tidur lahannya'. Jadi, lahan pertanian harus tetap produktif dengan bermacam-macam komoditas pertanian," bebernya.
Sementara, Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi yang juga turun langsung dalam kegiatan tersebut mengaku senang karena bisa merasakan menjadi seorang petani. "Saya bisa merasakan bagaimana susahnya petani menggarap tanah, menanam padi, dan mentraktor sawahnya," ujarnya usai kegiatan olah tanah dan tanam padi.
Menurut Endi, kegiatan tersebut merupakan langkah yang baik karena Polres Purworejo bisa mengimplementasikan Asta Cita Presiden RI. "Kabupaten Purworejo merupakan lumbung pangan, harus selalu kita dukung," ungkapnya.
Disebutkan, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari upaya untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan bukan hanya menyediakan bahan pangan, tetapi mencakup kualitas, keberlanjutan, serta aksesibilitasnya bagi masyarakat.
Untuk itu, dia meminta semua pihak untuk mendukung inovasi, mulai dari sistem pertanian, distribusi pangan yang efektif, menghadapi perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan peningkatan jumlah penduduk. "Saya harap Desa Kalimiru bisa menjadi percontohan desa lain karena memiliki manajemen air yang bagus," katanya.
Salah satu upaya yang baik dari Desa Kalimiru yaitu membangun embung untuk menampung air hujan yang berguna saat musim kemarau. " Sehingga mengurangi potensi banjir juga karena di Desa Kalimiru ini dilewati Sungai Dulang," tandas Endi. (han)
Editor : Heru Pratomo