Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembekalan di Akmil Magelang Selesai, Ini Kesan Anggota Kabinet Merah Putih

Naila Nihayah • Minggu, 27 Oktober 2024 | 20:40 WIB

 

SAPA WARGA: Presiden Prabowo Subianto menyapa warga usai keluar dari gerbang utama Akmil Magelang, Minggu (27/10/2024).
SAPA WARGA: Presiden Prabowo Subianto menyapa warga usai keluar dari gerbang utama Akmil Magelang, Minggu (27/10/2024).
MAGELANG - Agenda pembekalan atau retret anggota Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang telah selesai.

Presiden Prabowo Subianto bersama para menterinya mulai meninggalkan lokasi secara berurutan pada Minggu (27/10/2024).

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninggalkan lokasi terlebih dahulu.

Lalu, menyusul para menteri keluar dari Akmil pada pukul 10.05. Mereka mengenakan kaus warna biru tua, celana panjang hitam, dan topi biru tua.

Seperti Gibran, ada upacara pelepasan yang diiringi oleh drumband Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) Taruna Akmil.

Seolah sudah akrab, warga memanggil satu per satu menteri yang dilihat.

Para menteri juga menyapa dan melambaikan tangannya kepada warga.

Beberapa saat kemudian, rombongan wakil menteri turut meninggalkan lokasi pada pukul 10.45.

Di sela itu, Presiden Prabowo Subianto tampak keluar dari gerbang utama Akmil menaiki Maung Garuda pukul 10.50.

Dia melambaikan tangan dan sesekali mengacungkan jempolnya kepada warga.

Untuk diketahui, anggota Kabinet Merah Putih tiba di Akmil sejak Kamis sore (24/10/2024).

Pembekalan ini diikuti oleh menteri, wakil menteri, kepala lembaga, penasihat presiden, utusan khusus, hingga staf khusus presiden.

Mereka mengikuti sejumlah kegiatan mulai dari olahraga pagi, latihan baris berbaris, dan pembekalan sejumlah materi.

Adapun materi yang disampikan mulai dari pencegahan korupsi, perencanaan pembangunan, program makan bergizi, program hilirisasi, dan lainnya.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan, selama pembekalan banyak arahan dan usulan program dari Prabowo.

"Luar biasa (pembekalan) karena beliau (Prabowo) memberikan values atau nilai-nilai baik dan contoh keteladanan," lontarnya.

Bagi Anggito, pembekalan tersebut kental akan bonding atau terjadi ikatan emosional yang kuat di antara anggota kabinet.

Termasuk saling mengenal satu sama lain dan bertukar pikiran agar setiap program yang dijalankan bisa selaras.

Saat anggota kabinet bertolak ke Jakarta, Anggito tidak ikut dalam rombongan bus. Dia hendak pulang ke kampung halamannya, Sleman, terlebih dahulu.

"Sangat terkesan (bisa menginap di Magelang). Saya nggak tahu kenapa warga bisa merespons (kedatangan kami) seperti ini," kata dia.

Menurutnya, sambutan hangat dari warga itu merupakan bukti bahwa mereka telah menaruh kepercayaan kepada anggota Kabinet Merah Putih.

"Ini adalah military way, bukan militeristik. Yaitu cara kita mendisiplinkan bersama dan fokus pada pekerjaan," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengaku, pembekalan yang dilaksanakan luar biasa.

"Presiden memberikan kepada kita bukan hanya gagasan-gagasan, tetapi juga semangat luar biasa. Ini bekal untuk siap-siap kerja. Karena Senin kita langsung tancap gas (bekerja)," ujar dia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menilai, kegiatan pembekalan sebagai langkah efektif dalam menyamakan frekuensi kerja para menteri di kabinet.

Dito juga menekankan pentingnya hubungan kemanusiaan dan ikatan antaranggota kabinet.

Menurutnya, pendekatan ini mempercepat sinergi untuk mewujudkan tujuan Presiden Prabowo dalam membentuk kabinet yang cepat dan efektif.

"(Kesannya) sangat baik. Jadi ini mempercepat karena Bapak Presiden ingin Kabinet Merah Putih bekerja cepat dan bekerja efektif," ungkapnya. (aya)

Editor : Bahana.
#Akmil Magelang #menteri #Kabinet Merah Putih 2024 #prabowo #pembekalan