Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terdampak Tol Jogja-Bawen, 73 Bidang Tanah di Tiga Desa di Kabupaten Magelang Dapat UGR Rp 57 Miliar

Naila Nihayah • Rabu, 23 Oktober 2024 | 03:13 WIB

DAPAT UGR: Sejumlah warga datang ke Balai Desa Tampirkulon, Candimulyo untuk mendapat UGR, Selasa (22/10).
DAPAT UGR: Sejumlah warga datang ke Balai Desa Tampirkulon, Candimulyo untuk mendapat UGR, Selasa (22/10).




MUNGKID - Sebanyak 73 bidang tanah di tiga desa mendapat uang ganti kerugian (UGR) karena terdampak proyek pembangunan ruas jalan tol Jogja-Bawen. Dengan total kurang lebih Rp 57 miliar. Dari 73 bidang itu, kebanyakan berupa lahan pertanian.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang A Yani mengutarakan, pembayaran UGR ini merupakan lanjutan dari sesi sebelumnya di tiga desa. Yakni 18 bidang di Desa Sidomulyo dan 54 bidang di Desa Tampirkulon, Candimulyo. Lalu, satu bidang di Desa Pabelan, Mungkid.

Bahkan, kata dia, ada ahli waris yang datang jauh-jauh dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk menerima UGR. "(Retur) belum ada. Tadi ada yang sakit, kami datangi ke rumahnya (untuk mendapat UGR)," ujarnya di Balai Desa Tampirkulon, Candimulyo, Selasa (22/10).

Baca Juga: Di Tengah Gelombang Penolakan Peredaran Minuman Beralkohol, Seluruh Polres dan Polresta di DIJ Serentak Musnahkan Miras Sitaan

Yani menjelaskan, pembayaran kali ini sudah memasuki sesi ketiga. Meskipun masih ada sejumlah bidang tanah yang belum dibayarkan. Sembari menunggu surat permohonan Pembayaran (SPP) dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Bahkan, pekan depan, sudah memasuki tahap musyawarah untuk seksi empat.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Moh Fajri Nukman menambahkan, secara keseluruhan, progres pembayaran UGR tol Jogja-Bawen sudah mencapai angka 52 persen. "Untuk pembayaran seksi tiga sudah hampir 30 persen. Kalau seksi empat, mayoritas masih musyawarah," jelasnya.

Namun, kata dia, ada dua desa di seksi empat yang hendak memasuki pembayaran UGR. Yakni Desa Tampingan dan Girirejo, Candimulyo. Harapannya, awal November mendatang, proses musyawarah dapat dirampungkan. Barulah bisa diajukan pembayaran UGR. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Kabupaten Magelang #Candimulyo #Bidang Tanah #tol jogja-bawen #Uang ganti kerugian (UGR) #Mungkid #BPN