Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gencar Promosikan Borobudur, Kemenag Pacu Wisata Religi Umat Buddha Indonesia dan Dunia

Naila Nihayah • Kamis, 17 Oktober 2024 | 22:40 WIB

 

KHIDMAT: Para umat Buddha menggelar Magha Puja 2023 di Candi Borobudur. Meski hujan, mereka tetep berdoa lengkap dengan payung dan jas hujan.
KHIDMAT: Para umat Buddha menggelar Magha Puja 2023 di Candi Borobudur. Meski hujan, mereka tetep berdoa lengkap dengan payung dan jas hujan.

MUNGKID - Kementerian Agama (Kemenag) terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi pelayanan keagamaan di Candi Borobudur.

Terlebih, pemerintah telah menetapkan Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Sehingga keberadaannya perlu dipromosikan lebih luas lagi.

Selain itu, pemerintah juga telah menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan Candi Borobudur, Mendur, dan Pawon untuk kepentingan agama umat Buddha Indonesia dan dunia pada 2022 lalu.

Itulah yang memacu Kemenag agar ketiga candi tersebut dapat digunakan sebagai tempat ibadah umat Buddha.

Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi mengatakan, upaya promosi Borobudur perlu digencarkan. Satu di antaranya dengan melakukan kegiatan keagamaan di ketiga candi tersebut.

Hal itu selaras dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo atas arahan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

"Setelah terbitnya nota kesepahaman yang ditandatangani lima menteri dan dua gubernur, Ditjen Bimas Buddha secara masif terus melalukan koordinasi dengan stakeholder dalam upaya melayani umat Buddha dalam melaksanakan kegiatan keagamaan," jelasnya, Kamis (17/10/2024).

Dia menyebut, selama kurang lebih tiga tahun ini, umat Buddha terus melakukan berbagai kegiatan keagamaan di Candi Borobudur.

Seperti peringatan detik-detik Waisak, Kathina, Magha Puja, Asadha Chanting, Pabajja Samanera, hingga kegiatan kepemudaan Yobbana Dhamma Samaya yang berskala internasional.

Supriyadi juga mendorong dan terus melakukan sinergitas dengan masyarakat. Terutama dalam hal UMKM dan BUMDes untuk saling membantu dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan dan kegiatan lainnya. Seperti yang dilakukan saat acara Yobbana Dhamma Samaya bulan Agustus 2024 lalu.

"Dalam melakukan pelayanan di Candi Borobudur, kami tidak terlepas dukungan dari semua pihak yang saling membantu. Untuk itu diperlukan dukungan dan kerja sama agar program pemerintah terkait DPSP dapat terlaksana dengan baik dan terus berkelanjutan pada pemerintahan berikutnya," harap Supriyadi. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Candi Borobudur #Borobudur #kemenag #umat buddha #DPSP Borobudur #tempat ibadah